Berita

Covid-19 Terus Mengancam Kalimantan Timur

×

Covid-19 Terus Mengancam Kalimantan Timur

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), dr Hj Padilah Mante Runa. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, SAMARINDA – Virus Corona (Covid-19) tampaknya masih enggan menjauh dari Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Bahkan, kian menunjukkan keberadaannya.

Dimana orang terpapar Covid-19 yang meninggal dunia, pada hari Jumat 19 Februari 2021 sebanyak 15 orang, sehingga total meninggal 1.216 kasus.

“Kembali Covid-19 meminta korban, kemarin saja tercatat 15 orang meninggal dunia. Ini harus menjadi pengingat kita semua, bahwa Virus Corona berbahaya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kaltim dr Hj Padilah Mante Runa, lewat rilisnya yang diterima Teropongnews.com, Sabti (20/2/2021).

Rilis Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim menyebutkan, kasus meninggal dunia tertinggi terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Balikpapan masing-masing 6 kasus, sisanya Kutai Barat, Kutai Timur dan Penajam Paser Utara sama terjadi 1 kasus.

Hal serupa terjadi pada warga terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah dan jumlah semakin tinggi. Dimana, terdapat tambahan 718 kasus, sehingga total positif menjadi 51.544 kasus.

Karenanya, Padilah meminta, masyarakat tetap taat mematuhi anjuran pemerintah melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin dan ketat.

“Minimal kita selalu membiasakan diri memakai masker dan jaga jarak serta tidak berkerumun ketika berinteraksi,” ujarnya.

Selain itu, membiasakan menjaga kebersihan diri dengan selalu mencuci tangan menggunakan sabun atau cairan hand sanitazer sebelum dan sesudah beraktifitas.

“Tidak kalah pentingnya, kurangi mobilitas atau aktifitas di luar rumah. Terkecuali hal penting atau urusan mendesak,” ungkapnya.

Update perkembangan Covid-19 Kaltim, Jumat per 19 Februari 2021, suspek total 222.585 kasus (tambah 1.701 kasus), discarded/suspek negatif 170.251 kasus (tambah 317 kasus), probable 30 kasus dan proses 760 kasus. Sembuh 41.689 kasus (tambah 511 kasus) dan pasien dirawat 8.459 kasus.