Berita

Pemprov Kaltim Mulai Distribusi Vaksin

×

Pemprov Kaltim Mulai Distribusi Vaksin

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi vaksin. Foto-Ist

TEROPONGNEWS.COM, SAMARINDA – Sebanyak 38.120 vaksin Covid-19 didistribusikan ke kabupaten dan kota di Kaltim mulai Senin (25/1/2021).

Vaksin tersebut tiba di Kaltim pada Minggu (24/1/2021). Setelah didistribusikan, pemerintah kabupaten dan kota bisa segera melakukan vaksinasi Covid-19 sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

“Sebelumnya kurang lebih 25.000 vaksin sudah didistribusikan ke dua daerah, yaitu Samarinda dan Kutai Kartanegara. Senin ini mulai didistribusikan vaksin Covid-19. Selanjutnya, distribusi ke Balikpapan, Bontang, Kutai Barat, Kutai Timur, Mahakam Ulu, Berau, Paser dan PPU,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Hj Padilah Mante Runa, lewat siaran persnya yang diterima Teropongnews.com, Selasa (26/1/2021).

4402
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

 www.teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon yang digadang-gadang oleh Anda untuk dipilih dan layak jadi calon Gubernur Papua Barat Daya Periode 2024-2029,  kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

Setelah menerima distribusi vaksin, diharapkan daerah bisa segera melakukan vaksinasi Covid-19 yang dimulai dari tenaga kesehatan, para tokoh maupun pejabat tinggi di masing-masing daerah.

Menurut Padilah, tidak perlu ada pencanangan, karena pencanangan sudah dilakukan di Pemprov Kaltim.

“Kabupaten dan kota bisa langsung laksanakan vaksinasi tersebut. Diutamakan tenaga kesehatan. Adapun prosesnya silakan saja tidak perlu menunggu informasi pesan atau SMS maupun WA. Langsung saja di mana tempat bertugas di situ juga melakukan vaksinasi,” tandas dia.

Adapun jumlah vaksin yang didistribusikan masing-masing daerah, yaitu Berau sebanyak 4.000 vaksin, Balikpapan sebanyak 12.200 vaksin, Bontang sebanyak 3.840 vaksin, dan Kubar sebanyak 3.800 vaksin.

“Kemudian Kutim sebanyak 6.160 vaksin, Mahakam Ulu sebanyak 1.840 vaksin, Paser sebanyak 3.600 vaksin, PPU sebanyak 2.480 vaksin dan Kukar merupakan kekurangan kuota yang seharusnya diterima sisa 200 vaksin. Total keseluruhan 38.120 vaksin,” ujar dia.