TEROPONGNEWS.COM, BINTUNI – Bupati Teluk Bintuni yang sedang cuti, Ir Petrus Kasihiw MT mengajak seluruh masyarakat Bintuni memilih Piet-Matret, calon Bupati-Wakil Bupati nomor urut 2 yang sudah jelas program kerjanya dan sudah dikerjakan. Masih ada waktu untuk bergabung dengan gerbong PMK2 Jilid2, sebelum terlambat.

Penegasan ini disampaikan Petrus Kasihiw dalam safari politiknya dan konsolidasi dengan massa pendukung PMK2 di Kampung Wimbro Distrik Aroba, Jumat (4/2/2020).

“Kami jalan untuk konsolidasi, memastikan kesiapan tim pemenangan PMK2, melihat posko2. Mari ikut yang pasti, jangan ikut yang tidak pasti. Sudah banyak orang dari sebelah telah kembali bergabung dengan PMK2. Kalau di Wimbro masih ada yang belum gabung, ayo ajak bergabung,” kata Petrus Kasihiw.

Menurut kandidat petahana ini, dalam safarinya ke Sumuri Raya sejak Kamis (3/12/2020), terdapat 4 posko kandidat AYO yang mengalihkan dukungan ke PMK2 Jilid2. Mereka hengkang dari mendukung AYO, setelah menonton debat terbuka kandidat Bupati – Wakil Bupati Bintuni yang disiarkan secara langsung di televisi nasional, Jumat, 27 November 2020.

“Karena program kandidat sebelah itu sama dengan PMK2. Bedanya sebelahbbaru berencana dan berjanji, tapi Piet – Matret sudah dan sedang mengerjakan. Jadi bagi pemilih yang cerdas, mereka pasti memilih yang sudah jelas programnya,” tandas Piet.

Dengan fakta-fakta itu, Piet meminta kepada masyarakat Wimbro untuk memberikan kemenangan terhadap PMK2 di tanggal 9 Desember 2020. “Saya mohon bapak ibu untuk tutup bungkus PMK2. Ini basis kita. Saya yakin akan menang mutlak diatas 60 persen, supaya tidak lagi kita sibuk buang waktu di MK,” kata Piet.

Dalam kesempatan pertemuan ini, masyarakat Wimbro menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Petrus Kasihiw yang akan kembali menjabat Bupati Bintuni pada 6 Desember 2020.

Menas Leunupun, Ketua RT 03 Kampung Wimbro menyampaikan, agar ada bantuan perahu Jonson untuk masyarakat. Fasilitas ini akan digunakan untuk melayani kebutuhan masyarakat yang mau berobat ke Bintuni atau keperluan lainnya.

“Kalau ada bantuan ini, sifatnya untuk kepentingan masyarakat umum di Wimbro, bukan milik pribadi,” kata Menas, disambut aplaus warga Wimbro.

Sedangkan Martini Remosa, meminta agar ada bantuan modal usaha untuk ibu-ibu, agar perekonomian keluarga bergerak. **

Berita lain untuk anda