TEROPONGNEWS.COM,BINTUNI– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Teluk Bintuni akan menggelar debat kandidat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati periode 2021-2024 yang berlangsung di Auditorium Universitas Negeri Papua (UNIPA) Manokwari, Jumat (27/11/2020) disiarkan langsung melalui melalui siaran TV One.

Dalam forum debat pasangan calon bupati-wakil bupati nomor urut 1 Ali Ibrahim Bauw – Yohanes Manibuy dan paslon nomor urut 2 Ir Petrus Kasihiw,M.T – Matret Kokop,S.H akan menyampaikan ide, gagasan serta visi-misi dengan tema, “Membangun Bintuni Sejahtera Dalam Harmoni Keberagaman.”

Konsultan politik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni nomor urut 2 Ir Petrus Kasihiw,M.T – Matret Kokop,S.H (PMK2) Syamsudin Seknun,S.Sos.,S.H.,M.H mengatakan, bahwa kandidatnya siap tampil maksimal dengan menyampaikan data dalam forum debat tersebut.

Politisi muda asal partai NasDem ini mengklaim bahwa tema debat “Membangun Bintuni Sejahtera Dalam Harmoni Keberagaman.” Merupakan bagian daripada program-program yang sudah dilakukan kandidat PMK2 kepada masyarakat di jilid I kepemimpinan mereka.

Tema debat ini juga tergambar dalam visi – misi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni nomor urut 2, Petrus Kasihiw – Matret Kokop pada periode kedua atau jilid II ini.

Dikatakan Sase (sapaan akrab Syamsudin Seknun) bahwa kata “Sejahtera” dalam tema debat ini harus ada tolak ukurnya, dimana kepemimpinan Piet – Matret telah mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan menekan angka kemiskinan hingga 30 persen.

“Ini dibuktikan dengan kepemiminan Piet – Matret periode pertama dengan jangka waktu 4 tahun bisa menekan angka kemiskinan hingga 30 persen lebih, artinya bahwa pada tahun 2014 hingga 2015 Kabupaten Teluk Bintuni berada pada peringkat pertama se-Papua Barat sesuai hasil rilis BPS, namun ketika dalam kepemimpinan kandidat Piet – Matret dalam menempatkan Teluk Bintuni pada urutan paling bawah ini menandakan ada kemajuan, masyarakat sejahtera” sahut Kaka Sase melalui telpon celulernya kepada media ini, Rabu (25/11/2020)

Selain itu terkait dengan harmoni keberagaman pasangan calon kepala daerah petahana sudah melakukan ini melalui visi-misi mereka baik dalam pembangunnan fisik, Sumber Daya Manusia (SDM) maupun kemasyarakatan.

“Ini terbukti dalam kepemimpinan beliau berdua dalam periode pertama tidak ada sekat-sekat dalam masalah keberagamanan baik dari sisi penempatan personil dalam birokrasi maupun pembangunan fasilitas tempat-tempat ibadah” tuturnya.

Dengan tema yang ditentukan para panelis ini maka Sase optimis bahwa kandidat PMK2 mampu menguasai panggung debat nanti, karena apa yang mereka sampaikan sesuai dengan visi-misi serta yang sudah lakukan.

Sehingga masyarakat Teluk Bintuni akan menyaksikan pada forum debat yang berlangsung secara langsung melalui siaran TV One nanti dan menetukan pilihan kepada pasangan calon kepala daerah yang mewujudkan gerakan restorasi di negeri Sisar matiti.

“Saya rasa masyarakat akan lebih waras memilih paslon yang sudah bukti melakukan program-program yang memang pro rakyat yaitu paslon nomor urut 2, kalau yang lain masih bermimpi dan berangan-angan yang belum tentu dilaksanakan” pungkasnya.

Meskipun optimis kandidat PMK2 tampil dengan maksimal dalam forum debat namun sejumlah kajian dan evaluasi terkait persiapan sudah dilakukan tim konsultan politik bersama pasangan calon dalam rangka pembobotan materi agar objektif dalam menyampaikan jawaban maupun pertanyaan.

Berita lain untuk anda