Gedung gereja GKI Eibenhezer Solol sementara dibangun. Foto Wim/TN.

TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT- Calon bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati (AFU), lakukan kunjungan politik di kampung Solol distrik Salawati Barat, menjelang Pilkada Raja Ampat, 09 Desember 2020.

Dalam kunjungan tersebut, selain melantik tim pemenangan Faris-ORI di kampung tersebut, AFU juga berkesempatan melakukan pengatapan atau memasang Atap Senk pertama pada gedung gereja baru GKI Ebenhaezer Solol Salawati Barat.

Calon bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, pasang Atap Senk gedung gereja GKI Eibenhezer Solol. Foto Wim/TN.

Ketua Klasis Raja Ampat Tengah, Pdt. Y.P Tuarissa, mewakili warga Jemaat GKI Eibenhezer Solol, menyampaikan terimakasih kepada pemerintah kabupaten Raja Raja Ampat, dimana telah membantu Jemaat Eibenhezer Solol dalam pembangunan gedung gereja.

“Atas nama jemaat dan masyarakat Solol, kami menyampaikan terimakasih banyak kepada pemerintah kabupaten Raja Ampat, atas perhatian dan bantuannya, sehingga pembangunan gedung gereja jemaat GKI Ebenhaezer Solol sudah sampai pada tahap pemasangan atap,” ujar Pdt. Tuarissa, Sabtu (7/11/2020).

Ketua Klasis Raja Ampat Tengah, dihadapan warga jemaatnya, meneruskan amanat ketua umum (Ketum) Am Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt.Andrikus Mofu, M.Th, bahwa GKI di Tanah Papua telah nyatakan sikap untuk mendukung pasangan Faris-ORI di Pilkada Raja Ampat 2020.

“Berdasarkan arahan ketua umum Sinode GKI di Tanah Papua, kepada setiap Klasis di seluruh Raja Ampat dan diteruskan kepada seluruh warga jemaat GKI di Raja Ampat, untuk memberikan dukungan sepenuhnya kepada pasangan Faris-ORI,” tandasnya.

Sementara itu, calon bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, mengatakan semua adalah campur tangan dan kemurahan Tuhan, sehingga atas kebijakannya, banyak gedung gereja dibangun di kabupaten Raja Ampat.”Kalau boleh saya mengutip sebuah ayat Firman Tuhan, bahwa Berikanlah kepada Kaisar  apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah. Lewat ayat ini, prinsip saya adalah berikan dulu apa yang menjadi milik Tuhan, dan saya percaya Dia akan mengembalikan limpah tua kepada saya,” terang Faris Umlati.

“Hari ini juga saya merasakan suka cita, karena tahun lalu, saya yang datang meletakan batu pertama atau batu penjuru gedung gereja Eibenhezer Solol ini. Dan sekarang saya juga yang memasang Atap Senk pertama gedung gereja ini. Ini semua adalah kemurahan Tuhan dan bukan karena kebetulan. Semoga di tahun depan saya juga yang datang resmikan gedung gereja ini juga,” tegasnya.

Dalam sambutannya, AFU meyakini bahwa penyelesaian pembangunan sebuah Rumah Tuhan itu adalah perkara Tuhan dan campur tanganNya. “Saya yakin penyelesaian sebuah Rumah Tuhan itu bukan karena kebetulan, melainkan karena perkara dan anugerah Tuhan,” tegasnya.
Berita lain untuk anda