Berita

Yohanes Iba Hibahkan Lahan Satu Hektar Untuk TPK Covid-19

×

Yohanes Iba Hibahkan Lahan Satu Hektar Untuk TPK Covid-19

Sebarkan artikel ini
Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw bersama pemilik hak ulayat, Yohanes Iba melihat lokasi TPK C-19 di Bintuni, Selasa (21/4). (Foto : Humas Setda Teluk Bintuni)

Bintuni, TN- Untuk membantu pemerintah daerah dalam penanganan pandemi corona virus disease 2019 (COVID-19) maka salah satu pemilik hak ulayat di Kota Bintuni, Yohanes Iba turut berpartisipasi.

1738
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

 www.teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon yang digadang-gadang oleh Anda untuk dipilih dan layak jadi calon Gubernur Papua Barat Daya Periode 2024-2029,  kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

Partisipasi yang dilakukan Yohanes Iba yaitu menghibahkan lahan miliknya seluas 1 hektar untuk tempat pemakaman khusus (TPK) jenazah penderita C-19 naik OTG, ODP, PDP maupun positif.

Apa yang diperbuat Yohanes Iba merupakan bentuk kepedulian dan tindakan kemanusiaan dirinya untuk merelakan lahannya untuk lokasi pemakaman sendiri berada di kilometer 14 jalan baru.

Kepada wartawan, Selasa (21/4) Yohanes Iba mengatakan, apa yang dilakukan dari masyarakat untuk masyarakat dan dia pastikan tempat ini aman untuk pemakaman jenazah virus corona.

“Saya sudah menyetujui tempat ini untuk tempat pemakaman orang yang meninggal karena corona. Lahan ini seluas 1 hektar,”Kata Yohanes Iba saat bersama Bupati meninjau lokasi pemakaman covid, Selasa siang.

Sedangkan, Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw, M.T mengungkapkan, saat ini sudah ada lokasi pemakaman, mengingat tempat pemakaman umum tidak bisa dimakamnkan jenazah covid karena ada prosedurnya.

“Untuk itu, kita mengucapkan terima kasih kepada bapak Yohanes Iba, beliau merupakan orang tua kita yang memiliki pemikiran baik membantu pemerintah, dan ini merupakan tindakan kemanusiaan,” ujar Bupati.

Lanjut Bupati, tidak perlu ada kekhawatiran bahwa, kalau nantinya ada pemakaman disini akan ada dampak. Namun, ditegaskan bahwa tempat ini diambil diluar karena jangan sampai timbul keresahaan dan ketakutan.

Tempat pemakaman khusus jenazah covid sesuai dengan prosudur, dimana jenazah dibalsem dan dikemasi sedemikian rupah sehingga saat dimakamkan tidak ada masalah.

Yang kita khawatirkan menurut Bupati adalah yang masih hidup. Karena pemakaman jenazah covid sudah ada prosudur dan protapnya. Hal ini merupakan yang terbaik agar mereka mendapatkan tempat yang layak karena mereka juga bagian dari kita.

Ini merupakan kerjasama yang baik antara pemerintah dan tokoh tokoh adat dalam membantu penanganan covid-19, lahan ini akan disiapkan oleh Dinas PU terkait pengukuran dan penataan lahan bersama sama dengan Pertanahan. Setelah itu baru dibebaskan, ini harus diproses cepat, diharapkan dalam minggu ini tempatnya sudah selesai.

“Walaupun sudah ada lahan khusus bagi jenazah covid, namun kita berharap tidak dipakai dan seandainya tidak digunakan, nantinya dipakai untuk kegiatan lainya,” tandas Bupati.