Berita

Yayasan SIC PB Berbagi Kasih Dengan Korban Dampak COVID-19

×

Yayasan SIC PB Berbagi Kasih Dengan Korban Dampak COVID-19

Sebarkan artikel ini
Ketua Yayasan Sahabat Insan Cita Papua Barat, Fadhel Mujiburahman menyerahkan bantuan sembako kepada para korban dampak COVID-19 di Kota Sorong, Senin (6/4). Foto Abe/TN.

Sorong,TN- Untuk berbagi kasih dengan korban dampak infeksi virus corona disease 19 (COVID-19) yang saat ini sedang menjalani isolasi mandiri, maka yayasan sahabat insan cita Papua Barat (SIC PB) membagi paket sembako.


Ketua yayasan sahabat insan cita Papua Barat, Fadhel Mujiburahman melalui sekertarisnya, M.Yusuf Nahrul kepada wartawan, Senin (6/4) mengatakan, penyerahan bantuan sebanyak 34 paket sembako kepada keluarga korban dampak COVID-19 ini sebagai bentuk kepedulian.


“Kami menyerahkan sedikit bantuan buat warga di lokasi terdampak virus COVID-19 salah satu di Kota Sorong berupa sembako, tujuan kami untuk bisa meringankan para korban, ya paling tidak mengurangi beban mereka, karena kita tahu bahwa kondisi mereka terbatas karena sedang menjalani isolasi mandiri” kata Sekertaris yayasan sahabat insan cita Papua Barat, M. Yusuf Nahrul didampingi ketua yayasan Fadhel Mujiburahman dalam keterangan persnya kepada awak media di Kota Sorong, Senin sore.


Lebih lanjut Yusuf Nahrul mengatakan, bantuan paket sembako yang merupakan kerjasama yayasan sahabat insan cita ini berisikan kebutuhan bahan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Selain menyerahkan bantuan sembako kepada para korban dampak COVID-19, yayasan sahabat insan cita Papua Barat melakukan penyemprotan cairan disinfektan di tempat-tempat ibadah serta fasilitas umum dalam rangka pencegahan virus corona di Kota Sorong.


Penyerahan sembako, penyemprotan cairan disinfektan, pembagian masker dan handseniteser tersebut merupakan kerjasama antara yayasan sahabat insan cita dengan anggota DPR Papua Barat, Syamsudin Seknun, S.Sos.,S.H.,M.H.


Untuk mencegah pandemi infeksi virus corona disease 19 (COVID-19) maka masyarakat dihimbau untuk mengikuti anjuran pemerintah daerah yaitu, tetap berada di rumah, budayakan cuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, jangan bersalaman, menggunakan masker, lakukan orahraga yang cukup untuk kebugaran tubuh serta jangan percaya informasi hoax.