Berita

Gustu Covid-19 Kota Jayapura Jemput Bola, Periksa 50 OTG di TPI Hamadi

×

Gustu Covid-19 Kota Jayapura Jemput Bola, Periksa 50 OTG di TPI Hamadi

Sebarkan artikel ini
Gustu C-19 Kota Jayapura Jemput Bola, Periksa 50 OTG di TPI Hamadi. Foto ist.

Jayapura, TN – Tim Gugus Tugas (Gustu) Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Kota Jayapura menjaring 83 Orang Tanpa Gejala (OTG) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Hamadi. Mereka diduga tertular dari salah satu pasien positif, yang tinggal di kompleks tersebut.

Menurut Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura, Rustam Saru, 83 OTG ini duga berasal dari transimisi virus C-19 dari salah satu pasien positif.

“Jadi awalnya itu ada 1 orang yang positif, ini yang selajutnya di duga terdampak di keluarga serta orang-orang yang berada di sekitar kompleks tersebut,” kata Rustam, Selasa (21/4) malam.

4407
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

 www.teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon yang digadang-gadang oleh Anda untuk dipilih dan layak jadi calon Gubernur Papua Barat Daya Periode 2024-2029,  kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

Rustam Saru mengatakan, tahap awal setelah diketahui adanya pasien positif, tim gugus telah melakukan tes terhadap 33 orang, yang pernah melakukan kontak dengan pasien.

“Dari 33 orang ini saat kita lakukan Tes ada 8 yang positif,” katanya.

Dengan adanya hasil tes tersebut, Tim gugus lakukan jemput bola dengan melakukan Rapid Test terhadap 50 orang masyarakat di Kompleks TPI Hamadi, dimana terdapat 1 orang positif.

“Nah jadi untuk TPI Hamadi ini, totalnya ada 83 OTG, 4 dinyatakan positif, khususnya 1 orang terakhir masih menunggu hasil PCR nya,” kata Rustam Saru sekaligus membantah rumor adanya penjemputan pasien Covid di TPI Hamadi.

Dihari yang sama, lanjut Rustam, tim Gugus C-19 juga melakukan pemeriksaan di salah satu keluarga pasien Positif di Tanah Hitam, dengan hasil satu orang positif.

“Di Tanah Hitam, kita juga lakukan tes terhadap keluarga salah satu pasien, ada satu orang yang positif tes Rapid,” katanya.

Ia menambahkan, jika dalam setiap pemeriksaan keluarga pasien positif, dimana terdapat hasil tes positif, maka tim gugus langsung melakukan tes PCR. Apabila hasil PCR negative, maka tetap diberlakukan isolasi mandiri dan akan dilakukan tes kembali dua pekan selanjutnya.

Demikian jika, hasil PCR menunjukkan posisi positif, maka orang yang dites dibawa ke RS untuk dilakukan perawatan.