Berita

Walikota BTM Tegaskan Warganya Putuskan Mata Rantai Covid-19

×

Walikota BTM Tegaskan Warganya Putuskan Mata Rantai Covid-19

Sebarkan artikel ini
Walikota Jayapura, Benhur Tommy Mano

Jayapura, TN –  Menyikapi tingginya angka Kasus penyebaran Covid-19 di Kota Jayapura yang semakin meningkat,  Walikota Jayapura, Benhur Tommy Mano (BTN) kembali tegas meminta masyarakat ikuti himbauan pemerintah.

“Instruksi pemerintah sudah jelas, kita sudah lakukan berbagai langkah pencegahan, sosialisasi termasuk pembatasan, tapi kalau masyarakatnya kepala batu ya ! ,” kata Walikota kepada TeropongNews.com, via selularnya, Sabtu (11/4) malam.

Pria yang akrab di sapa BTM  ini mengaku akan mendorong Pokja Keamanan Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura, untuk lebih tegas dalam mengambil tindakan terhadap masyarakat, untuk memutus mata rantai penyebaran C-19 di kota Jayapura.

“ Tim ini harus lebih tegas terhadap masyarakat, lebih tingkatkan sosialasi agar penyebaran ini tidak semakin meluas,” katanya.

Ditanyakan, tentang potensi kenaikan angka kasus  positif, BTM tidak ingin berandai-anda. Katanya, hal tersebut harus berdasarkan analisis dari Tim dokter.

“kita sebagai pemerintah mendukung kebijakan provinsi, melakukan langkah-langkah konkrit berupa pencegahan, termasuk menyiapkan sarana medis untuk C-19 ini,” katanya.

Walikota berharap pembatasan yang dilakukan pemerintah akan terus berjalan, hingga kasus C-19 mengalami angka penurunan. “ Pusat pemerintahan Papua ada di Kota ini, jadi mari kita selesaikan yang ini dulu, jangan dibuka dulu agar tidak tambah kasus baru,” kata politisi PDIP ini.

Per Sabtu malam, Gugus Tugas C-19 Kota Jayapura merilis pertambahan angka positif Kota Jayapura menjadi 21 kasus, 3 pasien dinyatakan sembuh, 3 pasien dinyatakan meninggal dan 15 pasien dalam perawatan. Jumlah PDP sebanyak 24 pasien, ODP 1261 orang  dan 345 OTG   Jumlah tersebut tersebar di  Distrik Jayapura Utara sebanyak 7 kasus positif, 6 orang PDP dan 52 OTG. Distrik Jayapura Selatan 2 kasus Positif, 3 PDP dan 96 OTG, Distrik Heram 6 kasus positif, 9 PDP dan 49 OTG, Distrik Abepura 6 Kasus positif, 6 PDP, dan 119 OTG serta Distrik Muara Tami sebanyak 29 OTG.