Berita

PT MSP Kaimana Jamin Stok Bapok Hingga Tiga Bulan Kedepan

×

PT MSP Kaimana Jamin Stok Bapok Hingga Tiga Bulan Kedepan

Sebarkan artikel ini

Kaimana-TN Penyebaran penyakit virus corona Covid-19 membuat akses transportasi laut terutama bagi kapal penumpang milik PT Pelni untuk sementara waktu tidak dapat masuk di pelabuhan Kaimana.

Kebijakan yang diambil pemerintah daerah kabupaten Kaimana ini, untuk mencegah masuknya penyebaran virus Corona di kabupaten Kaimana, dan tentunya hal tersebut juga berdampak pada perekonomian dan ketersediaaan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Meskipun demikian salah satu distributor sembako Yakni PT Makmur Sejahtera Permai (MSP) Cabang Kaimana, menjamin ketersediaan stok bahan pokok Khususnya di kabupaten kaimana, selama satu hingga tiga bulan kedepan aman.

Demikian Hal itu di ungkapkan pimpinan cabang PT Makmur Sejahtera Permai Kaimana, Taofik Shio saat di konfirmasi diruang kerjanya, Sabtu (28/3/).

“Untuk sembako digudang kami ini, jika memang nantinya akses laut benar-benar ditutup masih ada stok beras dan minyak goreng maksimal bisa bertahan hingga satu bulan ke depan, jadi mencukupilah untuk warga kaimana hingga satu bulan kedepan,” Ungkapnya.

Dikatakan jika kapal barang masih bisa masuk untuk kurang lebih dua minggu hingga dua puluh hari kedepan, maka dijamin ketersediaan stok beras bukan saja satu bulan tetapi tiga bulan kedepan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kaimana, dan kita masih menunggu kapal barang berikutnya yang akan masuk, sehingga stok sembako bisa mencukupi hingga tiga bulan ke depanya.

Lanjut Taofik menjelaskan, Bahwa untuk stok beras dari ukuran 5 Kg hingga 25 Kg ada sebanyak 4.600 Sak (karung) yang masih ada di gudangnya.

“untuk beras berukuran 5 Kg masih ada 1.500 Sak, yang 10 Kg masih ada 2.000 Sak, sedangkan yang 20 Kg itu 1.000 Sak dan yang berukuran 25 Kg 100 Sak, ini yang di dalam gudang kami, sedangkan kami juga masih punya stok di dua konteiner yang belum buka di pelabuhan, di dua konteiner itu pun beras campuran dari 5 Kg sampai 25 Kg, ”jelasnya.

Ditanya soal apakah ada kenaikan harga barang Sembako kususnya di PT IJS sendiri, Taofik mengakui bahwa untuk harga sembako, mereka masih tetap menjual dengan harga standar.

“harga barang kita tidak ada kenaikan, jadi dari pusat juga tidak ada kenaikan harga barang sama sekali atau normal seperti biasa, hanya saja saya membatasi pengambilan ottlet, jadi ottlet yang mereka biasanya order 20 Sak tiba-tiba mereka mau pesan 50 sak, itu tidak dilayani dan tetap kami kasih 20 sak saja, Soalnya kalau mereka timbun baru mereka jual kepada warga dengan harga tinggi, apa lagi dengan situasi dan kondisi saat ini,” ungkapnya.

Ia juga berharap, agar kapal barang bisa masuk dalam beberapa pekan kedepan, sehingga dapat menambah stok beras.