Wina Febriyanti La Dini, Dari Timur Indonesia Siap Jadi Perempuan Tangguh di Industri Manufaktur Nasional.

 134 total views (dibaca)

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA Pendidikan merupakan salah satu modal yang sangat penting untuk menjalani kehidupan bermasyarakat. Tidak hanya semata soal wilayah jangkauan pendidikan, namun pemerataan kesempatan untuk mengenyam pendidikan tingkat lanjut juga menjadi hak bagi semua anak di Indonesia. Hal ini juga menjadi tantangan yang dialami oleh Wina Febriyanti La Dini, kelahiran Fakfak, Papua yang berusaha mencapai mimpinya untuk melanjutkan pendidikan.

Ambisi yang dimiliki oleh perempuan yang akrab dipanggil Wina ini berawal dari keinginan yang cukup sederhana, Ia ingin segera melanjutkan pendidikan sebagai bekal untuk dirinya hidup mandiri. Pasalnya, Wina yang merupakan anak bungsu dari 4 bersaudara ini tidak ingin merepotkan kakak-kakaknya yang telah bekerja dan berkeluarga, mengingat bahwa saat ini orangtua mereka telah tiada. Awalnya, Wina memiliki fokus untuk langsung mencari pekerjaan begitu menamatkan sekolahnya, karena sejak menginjak SMA, Wina tinggal bersama kakak pertamanya, di Papua.

“Sejak lulus SMA di tahun 2019, saya telah mencari berbagai kesempatan untuk menentukan langkah berikutnya bagi diri Saya. Berbagai kesempatan sudah saya coba, mulai dari tes CPNS, Korps Wanita Angkatan Darat, bahkan tes kepolisian, meski hasilnya masih belum beruntung. Saya akhirnya putuskan untuk pulang kembali ke Fakfak, dengan niat ingin mendaftar kuliah, tapi semua pendaftaran sudah tutup dan pada saat itu,” ungkap Wina.

Di tengah momen tersebut, Wina menerima informasi dari kakaknya bahwa PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) tengah mengadakan seleksi Program beasiswa Pendidikan Vokasi Industri Setara Diploma I bagi putra-putri di Kabupaten Fakfak. Mendengar kesempatan tersebut, Wina pun segera mendaftarkan diri ke beasiswa PKT di bulan November 2021, yang ketika itu juga sudah hampir masa penutupan pendaftaran.

Tantangan yang dihadapi Wina untuk melanjutkan studinya merupakan salah satu kisah dunia pendidikan di wilayah Indonesia timur yang kerap dihantui berbagai tantangan penghambat akses pendidikan di wilayah tersebut. Seperti kurangnya fasilitas yang cukup memadai untuk menunjang kemajuan proses belajar mengajar, serta wawasan industri yang masih terbatas.

Melihat hal ini, dibutuhkan upaya dari pelaku industri seperti yang dilakukan PKT sebagai salah satu perusahaan yang beroperasi di wilayah Indonesia Timur. Lewat program beasiswa Pendidikan Vokasi Industri, PKT berkomitmen untuk memberikan kesempatan dan akses pendidikan kepada putra-putri Indonesia Timur, guna memaksimalkan daya saing dan potensi putra-putri dari Indonesia Timur sehingga mampu berkiprah di industri manufaktur nasional.

Wina, merupakan salah satu contoh dari putra-putri yang terbantu oleh program ini, setelah mengikuti rangkaian tes yang ada, Ia dinyatakan diterima mengikuti Program Beasiswa Pendidikan Vokasi Industri bersama dengan 50 orang lainnya yang terdiri dari 35 putra putri dari Indonesia Timur dari Papua, Papua Barat dan NTT, ditambah 15 peserta dari Kota Bontang.

“Saya dan kakak-kakak saya sangat senang sekali ketika diberitahu bahwa saya lolos seleksi beasiswa PKT ini dan berangkat ke kota Bontang. Hal ini berarti kesempatan bagi saya untuk mengenyam pendidikan lebih lanjut sebagai bekal saya untuk berkarir kedepannya,” ungkapnya.

Ia pun berangkat, dan mulai Februari 2022 telah mulai menempuh pendidikan di kota Bontang. Sebulan setelah menjalani program tersebut, Wina mengakui bahwa dirinya mendapatkan pengalaman baru yang membuka wawasannya terhadap jenjang karir yang ada di industri manufaktur berkat program dari PKT. Bahkan, pegiat Paskibra tingkat Kabupaten Fakfak ini kini memiliki cita-cita baru, untuk menjadi welding inspector di masa depan.

“Saat berangkat ke Bontang untuk menempuh pendidikan memang membuat Saya sedikit was-was, terlebih jurusan teknik pengelasan yang saya pilih mayoritas diikuti oleh laki-laki. Tapi menurut saya hal itu bukan masalah, saya bertemu banyak kawan baru dan belajar banyak sekali hal yang baru. Saya yakin ini merupakan peluang yang sangat baik bagi saya dan karir saya kedepannya,” ungkapnya.

Program beasiswa Pendidikan Vokasi Industri Setara Diploma I dari PKT ini merupakan komitmen PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) yang telah dilaksanakan selama 2 tahun terakhir. Selain mendapat ijazah setara Diploma 1, para peserta yang dinyatakan kompeten nantinya akan menerima sertifikat profesi dari PKT maupun BNSP. Program ini dijalankan oleh PKT bersama Politeknik ATI Makassar Sulawesi Selatan dan Dinas Pendidikan Papua Barat. Para peserta terpilih akan dibekali materi yang telah disesuaikan kebutuhan industri dengan komposisi materi 40 persen teori dan 60 persen praktik dengan masa studi maksimal satu tahun. Didukung infrastruktur pembelajaran mumpuni yang telah disiapkan, program ini juga memberikan berbagai fasilitas pembelajaran yang mudah diakses.

Sebagai salah satu peserta beasiswa PKT yang merasakan dampak langsung adanya program ini, Wina pun berharap bahwa program ini dapat terus menjadi kesempatan bagi putra putri dari Indonesia Timur untuk lebih maju dan berkembang, sehingga kedepannya dapat bermanfaat bagi pembangunan sumberdaya manusia maupun daerah.

“Saat ini saya akan fokus untuk menimba ilmu dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang sudah saya dapatkan ini. Semoga kedepannya apa yang kami cita-citakan bisa tercapai lewat bantuan PKT yang membimbing kami melalui program pendidikan ini,” tutup Wina.

Berita lain untuk anda

DPD RI Kunjungi UMKM di Provinsi Banten, Pantau Kondisi Ekonomi Ditengah Covid-19

 155 total views (dibaca)  155 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, BANTEN – Pandemi Covid-19 membuat sektor ekonomi dan…

Turnamen Mobile Legends: Bang Bang oleh Top Clans Esports Tayang di Aplikasi Likee

 19 total views (dibaca) Likee siarkan event gaming musim panas Top Clans melalui platformnya. Adakan hashtag challenge dengan hadiah MLBB diamonds

Lagi, Nono Sampono Kunjungi Posko pencegahan COVID-19

 278 total views (dibaca)  278 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON- Wakil Ketua I DPD RI Nono Sampono…

Kader Demokrat di Banten Bubarkan Acara Ilegal yang Diduga Mengatasnamakan Partai Demokrat

 112 total views (dibaca)  112 total views (dibaca) TEROPONGNEWS COM, JAKARTA- Beredar undangan Pelaksanaan HUT Partai Demokrat…

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebutuhan Energi di Bulan Ramadhan Tetap Normal

 160 total views (dibaca)  160 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA- Setelah 2 tahun menjalankan ibadah puasa dan…

Menuju New Normal Perlu Perubahan Perilaku Masyarakat Dalam Aktifitas Produktif Secara Sehat

 125 total views (dibaca)  125 total views (dibaca) TN – Nono Sampono menekankan perlunya perubahan perilaku masyarakat…

Bareskrim Polri Minta Jajarannya Tak Segan Hukum Mati Pengedar Narkoba

 137 total views (dibaca)  137 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,JAKARTA– Bareskrim Polri meminta kepada seluruh jajarannya untuk tidak…

Gempabumi M5,0 Kembali Mengguncang Majene, Tidak Berpotensi Tsunami

 138 total views (dibaca)  138 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SORONG- Gempabumi M5,0 Kembali mengguncang wilayah Mamasa Sulawesi…

KNPI Lapor Kasus Rasisme Pigai, Polda PB : Jadi Atensi

 282 total views (dibaca)  282 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,MANOKWARI– Menindaklanjuti viralnya dugaan tindak pidana ujaran rasisme terhadap…

Perluas Aksesibilitas, IKEA Resmi Buka Toko Keempat di Jakarta Garden City

 141 total views (dibaca)  141 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,JAKARTA – IKEA Indonesia memiliki visi untuk menciptakan kehidupan…