Apel Gelar Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam, di lapangan Agatis, Selasa (23/3/2021). Foto-Ist/TN

 1,071 total views (dibaca)

TEROPONGNEWS.COM, TANJUNG SELOR – Sebagai bentuk persiapan dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu terjadi di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Wakil Gubernur (Wagub) Yansen TP mengatakan, bencana seperti banjir, tanah longsor, serta kebakaran hutan merupakan tantangan bagi Kaltara.

Menurut mantan Bupati Malinau ini, hal tersebut seharusnya dapat menjadi tanda sebagai bentuk antisipasi dini, ditambah dengan cuaca dan iklim yang tidak menentu.

“Belakangan ini banyak bencana yang terjadi, seperti banjir, longsor, kebakaran, dan lain sebagainya. Situasi sekarang juga, cuaca sudah tidak menentu. Keadaan seperti sekarang seharusnya dapat menjadi alasan kewaspadaan dan memberi alasan terhadap antisipasi dini,” kata dia, dalam rilisnya yang diterima Teropongnews.com, Selasa (23/3/2021).

Selain itu, Wagub Yansen bersama dengan, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono , Komandan Korem 092/Maharajalila Brigjen TNI Suratno, dan Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala melakukan inspeksi terhadap transportasi dan alat-alat keamanan yang biasa digunakan oleh tim penanggulangan bencana.

“Memang kita tidak pernah mengharapkan bencana, tapi bencana bisa terjadi kapan saja. Kedepannya tim ini harus difasilitasi dengan kelengkapannya. Sekarang ada beberapa fasilitas yang telah memenuhi standar, tapi ada juga yang belum. Mudah-mudahan kedepannya pemerintah daerah dapat berupaya untuk memfasilitasi,” ujar dia.

Brigjen TNI Suratno menyampaikan, bahwa bencana yang akan terjadi telah diantisipasi oleh seluruh jajaran, ia juga menjelaskan rapat koordinasi penanggulangan bencana yang diadakan oleh pusat akan ditindak lanjuti.

“Mengenai penanganan ini akan melibatkan seluruh stakeholder di Kaltara. Baik dalam menghadapi banjir, kebakaran hutan, mau pun kebakaran di pemukiman. Ini memang sedang digalakan, apalagi dari pusat sudah mengadakan rapat koordinasi penanggulangan bencana, itu akan kita tindaklanjuti,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Kaltara, Bambang Kristiyono menjelaskan pihaknya beserta tim telah mempersiapkan diri untuk menghadapi setiap kemungkinan. Menurutnya, pemerintah dan satuan penanggulangan telah memberikan fokus terhadap bencana alam maupun non alam yang terjadi di Kaltara.

“Pihak pemerintah maupun keamanan pastinya telah melakukan antisipasi, tahun lalu sudah ditanamkan vetiver sebagai bentuk pencegahan jangka panjang terhadap longsor di Tarakan. Selain itu adanya bantuan perlengkapan juga menjadi tanda kesiapan kami dalam menghadapi bencana,” jelasnya.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tanjung Selor Khilmi menambahkan, musim hujan di Kaltara diperkiran akan berlangsung hingga bulan Mei.

Secara klimatologis Kaltara telah memasuki musim kemarau, namun dampak dari la nina serta tingginya gelombang masa udara dari daratan Asia menuju Indonesia menjadi penyebab tingginya curah hujan.

“La nina sekarang menjadi penyebab tingginya awan-awan hujan di Kaltara, kalau dibandingkan dengan bulan Maret tahun lalu, curah hujan bulan Maret pada tahun ini lebih tinggi dan diperkirakan akan berlanjut hingga bulan Mei. Selain itu dapat potensi hujan lebat, angin kencang, dan banjir juga,” jelasnya.

Berita lain untuk anda

Hadiri Ibadah Minggu di GKI Sion Kumurkek, Pj Bupati Maybrat Berikan Bantuan

 3,711 total views (dibaca)  3,711 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MAYBRAT- Penjabat bupati Maybrat, Bernhard Rondonuwu, ikuti ibadah…

Pemkot Sorong Terima Penghargaan Opini WTP Dari Menteri Keuangan

 1,086 total views (dibaca)  1,086 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong mendapat penghargaan dari…

Lintasarta Dukung Digitalisasi di Papua Barat, Gawai Sejumlah Sekolah di Raja Ampat

 1,191 total views (dibaca)  1,191 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT- Pemerintah kabupaten (Pemkab) Raja Ampat melalui…

Sairdekut: Pemprov Belum Ajukan Anggaran Penanganan Covid-19

 1,006 total views (dibaca)  1,006 total views (dibaca) Ambon, TN – Hingga saat ini, DPRD Provinsi Maluku…

Hore! Kuota Minyak Tanah Untuk Maluku Ditambah

 2,790 total views (dibaca)  2,790 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Masyarakat di Provinsi Maluku setidaknya bisa…

DPRD Merauke Menyebut Kondisi Pendidikan di Kampung Mati Suri

 1,075 total views (dibaca)  1,075 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Merauke Dominikus…

Kematian Terduga Pelaku Pembunuhan Di Doom Berujung Demo

 1,092 total views (dibaca)  1,092 total views (dibaca) TEROPONGNEWS. COM, SORONG – Puluhan warga pulau Doom yang…

ASN Dilarang Bepergian Saat Libur Imlek

 1,097 total views (dibaca)  1,097 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, TERNATE – Saat libur nasional Tahun Baru Imlek…

Sonya E Larwuy: Pembangunan Yang Dilakukan Piet-Matret Itu Bukan Hanya Gedung Saja

 1,064 total views (dibaca)  1,064 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, BINTUNI – Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Teluk…

ODP di Maluku Terus Beranjak Naik, Dari 53 Jadi 61 Orang

 1,496 total views (dibaca)  1,496 total views (dibaca) Ambon, TN – Orang Dalam Pemantauan (ODP) Virus Corona…