Ketiga tersangka saat dilimpahkan ke Kejari Ambarawa. TT/Ist

 431 total views (dibaca)

Semarang, TN – Tiga orang warga Dusun Sewakul, Kelurahan Bandarjo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang Jawa Tengah, yang menolak pemakaman jenazah positif Covid-19 yakni perawat RSUP dr Kariadi Semarang, yang ditetapkan sebagai tersangka (TSK), segera disidangkan.

Berkas berita acara pemeriksaan (BAP) ketika TSK yang kini mendekam di LP ‘Beteng’ Ambarawa, Kabupaten Semarang, sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambarawa dan sudah dinyatakan P21 atau lengkap. Pihak Kejari Ambarawa sekarang ini tengah proses mendaftarkan sidang ke Pengadilan Negeri (PN) Ungaran, Kabupaten Semarang.

Kasi Pidum Kejari Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rahmat Wibisono SH menyatakan, bahwa proses pendaftaran sidang di PN Ungaran telah dilakukan. Kini, hanya menunggu persidangannya dan rencananya akan dilakukan secara online atau terbuka (datang langsung) masih koordinasi dengan PN Ungaran.

“Yang jelas, sidangnya dilakukan terbuka untuk umum. Namun, sekarang masih berkoordinasi dengan PN Ungaran,” kata Rahmat Wibisono SH kepada wartawan, Rabu (29/04/2020).

Sementara itu, Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono SE MSi melalui Kasat Reskrim AKP Rifeld Constantine Baba membenarkan jika berkas ketiga tersangka sudah dilimpahkan ke Kejari Ambarawa beserta barang bukti, antara lain telpon genggam dan video dokumentasi ketika para pelaku melakukan penolakan pemakaman. Ketiga tersangka itu adalah THP (31) selaku Ketua RT, BSS (54) dan S (60), yang dianggap sebagai provokator penolakan jenazah perawat yang meninggal dunia karena positif Covid-19.

“Alasan ketiga tersangka melakukan penolakan yaitu takut kepada warganya, rumah warga yang berdekatan dengan makam serta almarhumah itu bukan kelahiran dan warga Sewakul. Ketiga tersangka tersebut, saat menjalani pemeriksaan penyidik sangat kooperatif serta mengaku menyesal melakukan penolakan. Akibat perbuatannya itu, ketiganya dijerat Pasal 212 dan Pasal 214 KUHPidana serta UU Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” tandas AKP Rifeld Constantine Baba

Berita lain untuk anda

Wartawan di Ambon Jadi Kelompok Prioritas Vaksin Selanjutnya

 449 total views (dibaca)  449 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Wartawan akan menjadi kelompok prioritas selanjutnya,…

SKK Migas Setujui Plan of Development Lapangan Ubadari dan Vorwata CCUS

 720 total views (dibaca)  720 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – bp dan para mitra Tangguh LNG…

Satgas Yonif Mekanis 516/CY Ajar Generasi Perbatasan Membaca

 455 total views (dibaca)  455 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, BOVEN DIGOEL – Menjaga perbatasan Indonesia PNG dari…

Impor Maluku Pada Agustus 2021 Naik

 441 total views (dibaca)  441 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Impor Maluku bulan Agustus 2021 mencapai…

Ricky Kambuaya Dapat Hadiah Satu Unit Mobil dari Gubernur Papua Barat

 574 total views (dibaca)  574 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SORONG- Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan berikan kejutan…

Dandim 1707/Merauke Dijabat Letkol Rois Edy Susilo

 468 total views (dibaca)  468 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Dandim 1707/Merauke diserahterimakan dari Letkol INF.…

Mahasiswa dan Pelajar di Sorong Diimbau Agar Cerdas Memilih Tayangan Yang Ditonton

 449 total views (dibaca)  449 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin)ndan Lembaga Sensor Film…

APBD Kalimantan Timur Tahun 2021 Disahkan

 478 total views (dibaca)  478 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Hadi…

Pemkab Kaimana Canangkan Vaksinasi C-19, Pejabat dan Nakes Disuntik

 390 total views (dibaca)  390 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, KAIMANA – Pencanangan pemberian Vaksinasi Covid -19 di…

Pemkot Kendari Akan Dirikan Perusda Garap Potensi Perikanan

 409 total views (dibaca)  409 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari akan segera…