132 total views (dibaca)

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA- PT Pertamina (Persero) terus berupaya agar penyaluran BBM Solar Subsidi (Biosolar) berjalan lancar dan tepat sasaran ke masyarakat di tengah permintaan yang meningkat. Pertamina pun memastikan stok ketersediaan biosolar saat ini dalam kondisi aman, bahkan Pertamina melakukan penambahan pasokan di SPBU meski telah melebihi kuota yang ditetapkan demi kelancaran distribusi ke masyarakat.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, sampai dengan Februari 2022 ini penyaluran Solar Subsidi telah dipenuhi Pertamina hingga mengalami kenaikan sekitar 10%. Pertamina dan Pemerintah bersepakat untuk dilakukannya relaksasi penyaluran kuota, khususnya untuk daerah yang sudah over kuota sehingga dilakukan upaya normalisasi dengan penambahan pasokan Solar Subsidi sesuai permintaan (demand) di wilayah yang mengalami antrean.

Pertamina menegaskan ketahanan stok nasional BBM jenis Solar dalam kondisi aman. Saat ini pasokan nasional untuk solar sebanyak lebih dari 1,9 juta kilo liter per hari atau mencakup kebutuhan 23 hari. Angka ini terus dijaga dan ditingkatkan setiap harinya melalui proses bisnis yang berjalan baik di Pertamina mulai dari produksi minyak mentah di hulu, pengolahan BBM di kilang-kilang Pertamina, sampai memastikan kelancaran dan keamanan distribusi secara nasional.

Distribusi produk BBM ini dilakukan Pertamina baik melalui darat, laut dan udara. Sebanyak 95 kapal yang dioperasikan Pertamina melalui Pertamina International Shipping didedikasikan untuk mendistribusikan produk Pertamina ke seluruh Indonesia. Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga juga mengerahkan lebih dari 4.000 truk pengangkut BBM hingga ke pelosok negeri.

Selain itu, lanjut Nicke, upaya lain yang dilakukan Pertamina adalah melakukan koordinasi dengan aparat untuk pengamanan penyaluran solar subsidi dan penindakan penyelewengan solar subsidi.

“Kami sudah bekerja sama untuk berkoordinasi dengan Intelijen Keamanan Kepolisian Republik Indonesia di seluruh wilayah distribusi atau penyaluran Pertamina,” ujar Nicke.

Nicke menambahkan, Pertamina juga melakukan koordinasi dan menyampaikan informasi ke pemerintah daerah terkait keterbatasan penetapan kuota Solar Subsidi dan dukungan regulasi untuk mengatur penyaluran Solar Subsidi, serta usulan penambahan kuota kepada BPH Migas. “Kami juga memastikan ketersediaan Solar Nonsubsidi dan mendorong konsumen untuk membeli Solar Nonsubsidi,” kata Nicke.

Saat ini, konsumsi Solar Subsidi mencapai 93% dari total penjualan produk solar Pertamina. Sedangkan sisanya yang 7% adalah konsumsi Solar Nonsubsidi yang lebih berkualitas seperti Dexlite dan Pertamina Dex.

Nicke mengatakan, upaya yang dilakukan Pertamina tersebut perlu didukung oleh berbagai pihak untuk menghindari kekurangan kuota Solar Subsidi yang sudah ditentukan Pemerintah. Di antaranya untuk penyaluran Solar Subsidi tepat sasaran diperlukannya ketentuan yang lebih detail terkait segmen konsumen yang berhak. Mengingat kuota retail Solar Subsidi tahun 2022 yang ditetapkan untuk disalurkan Pertamina hanya sebesar 14,05 juta kilo liter atau turun lebih dari 5 persen dibandingkan kuota di tahun 2021 yang sebesar 14,85 juta kilo liter.

Selanjutnya, kata Nicke, perlu dilakukan evaluasi formula harga dasar Solar Subsidi dan besaran subsidi tetap, serta evaluasi volume kuota solar subsidi tahun 2022 yang sesuai dengan real demand dan berdasarkan pertumbuhan ekonomi serta kondisi konsumsi saat ini. Selain itu, perlu adanya standarisasi tarif angkutan barang kepada Industri agar tidak terjadi perang tarif, yang berakibat pengusaha truk membeli Solar Subsidi.

“Perlu ketentuan yang lebih tegas agar angkutan industri menggunakan Solar Nonsubsidi. Pemerintah daerah merekomendasikan kepada pengusaha-pengusaha daerah bahwa dalam pengadaan transportasi industri wajib menggunakan Solar Nonsubsidi,” ucap Nicke.

Berita lain untuk anda

Dukung UMKM Lokal yang Kompetitif dan Berdaya Saing, SKK Migas Pamalu Gelar Web-Seminar Ekonomi

 142 total views (dibaca)  142 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan…

Gugat Menkumham di PTUN, Pengacara KSP Moeldoko Diduga Pernah Palsukan Surat Kuasa

 128 total views (dibaca)  128 total views (dibaca) TEROPONGNEWS COM, JAKARTA- Menjelang persidangan gugatan Kepala Staf Presiden…

Ini Dia 5 Inspirasi Model Hijab untuk Melengkapi Tampilan Lebaran Tahun Ini!

 125 total views (dibaca)  125 total views (dibaca) Momen Lebaran pastinya menjadi hari yang ditunggu-tunggu seluruh umat…

BBKSDA Papua Barat Gandeng Mitra Bersihkan TWA Sorong

 124 total views (dibaca)  124 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SORONG- Taman Wisata Alam (TWA) Sorong memiliki nilai…

Fraksi Demokrat Ajak Publik Soroti Bukti dan Saksi KLB Ilegal di Pengadilan TUN

 119 total views (dibaca)  119 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA- Sidang gugatan Moeldoko ke Menkumham RI atas…

Perayaan Natal Berlangsung Aman, Kapolda Apresiasi Masyarakat PB

 335 total views (dibaca)  335 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,MANOKWARI– Kapolda Papua Barat Irjen Pol Dr Drs Tornagogo…

SKB Tiga Menteri Akhiri Diskriminatif Aturan Berseragam di Sekolah Negeri

 150 total views (dibaca)  150 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA- Pemerintah Indonesia seyogyanya menegakkan peraturan baru yang melarang aturan berpakaian yang tidak…

RPHJP untuk Mendukung Pelestarian Hutan Papua Barat

 123 total views (dibaca)  123 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SORONG- Dinas Kehutanan Papua Barat melaksanakan pendampingan dalam…

PHMI Bantu Bencana Semeru Melalui SRPB Jatim

 274 total views (dibaca)  274 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SURABAYA – Dalam Rangkaian Ulang Tahun PHMI (Persatuan…

Tujuh Kapal Patroli KPLP Dikerahkan Mencari Pesawat Sriwijaya Air yang Dilaporkan Lost Contact

 128 total views (dibaca)  128 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA- Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut…