Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Ferdinandus Taso. Foto-Ist/TN

 4,734 total views (dibaca)

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Sebanyak 1.421 guru di Kota Ambon telah menerima tunjangan sertifikasi triwulan I tahun 2022. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Ferdinandus Taso kepada wartawan, di Balai Kota Ambon, Jumat (24/6/2022).

Dia mengaku, untuk membayar tunjangan sertifikasi bagi guru di Kota Ambon, maka Pemerintah pusat (Pempus) telah menganggarkan dana sebesar Rp.22.910.656.000, untuk 1.436 orang guru dan telah dibayarkan sejak 2 Juni 2022.

“Dari jumlah 1.436 guru, yang menerima tunjangan sebanyak 1.421 orang dengan rincian 48 orang guru TK, 882 orang Guru SD, 491 orang Guru SMP dengan realisasi anggaran sebesar Rp 17.467.382.500,-” ungkapnya.

Terkait dengan selisih anggaran sebesar Rp 5.443.273.500, menurut dia, hal ini lazim terjadi, dimana selisih dana tersebut akan diakumulasi untuk Triwulan berikutnya.

Dikatakan, untuk Triwulan I, ada 15 orang guru yang belum menerima tunjangan karena terkendala Surat Keputusan (SK) dari Pempus. Keterlambatan penerbitan SK tersebut, akibat ketidaksesuaian data Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang diinput oleh operator sekolah.

“Dari 15 Guru ini; 3 orang Guru SK-nya baru ada di bulan Juni sehingga akan dibayarkan tunjangan sertifikasi Triwulan I bersamaan dengan Triwulan II, sedangkan 12 guru lainnya masih menunggu verifikasi Kemendikbud, karena sebelumnya data yang diinput di Dapodik tidak sesuai,” katanya.

Lebih lanjut Taso mengaku, pengalaman tahun sebelumnya, kesalahan dalam input data Dapodik kerap terjadi dan perlu diperbaiki.

“Kuncinya ada di data Dapodik, sehingga operator sekolah input, namun kepala sekolah maupun guru harus mengecek kembali semua data, dan kita semua di dinas harus saling mengingatkan. Selain itu, ada juga yang bukan murni kesalahan operator, semisal pembagian jam mengajar yang tidak memenuhi syarat satu rombongan belajar. Hal-hal seperti ini tidak diakui oleh Pempus,” ungkap dia.

Mengatasi persoalan tersebut, Taso menambahkan, pihaknya akan menggelar pertemuan dengan Kepala Sekolah serta operator akan digelar, untuk upaya perbaikan. Dia juga meminta pihak sekolah, agar secepatnya melapor ke dinas bilamana menemui kendala.

“Pihak Sekolah jangan menunggu, segera koordinasi dengan dinas, sehingga apabila ada kesalahan dapat segera diperbaiki,” terangnya.

Selain tunjangan sertifikasi, menurut Taso, ada juga tunjangan non sertifikasi, yang merupakan tambahan penghasilan bagi guru yang belum sertifikasi. Pembayaran tunjangan non sertifikasi untuk triwulan I menunggu SK Penjabat Wali Kota Ambon.

Syarat penerima tunjangan non sertifikasi antara lain; guru yang bersangkutan telah berstatus sarjana, dan laksanakan tugas mengajar minimal 24 jam selama seminggu.

“Untuk penerima tunjangan non sertifikasi yang memenuhi syarat tercatat 459 orang guru dan anggaran sudah ditransfer dari Pempus Rp.506.700.000,- namun realisasinya Rp. 344.235.000,- sehingga ada selisih Rp 162.450.000,- yang akan diakumulasi untuk pembayaran triwulan berikutnya,” tandas Taso.

Berita lain untuk anda

Tekan Penularan Covid-19, Pasar Wamanggu Merauke Ditutup Selama Tiga Hari

 437 total views (dibaca)  437 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Menimbang telah terjadi penyebaran Covid-19 di…

TRC Penanggulangan C-19 Talaud Bahas Pelaksanaan New Normal

 426 total views (dibaca)  426 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, TALAUD – Tim Reaksi Cepat (TRC) penanggulangan Covid-19…

Plt Gubernur Sulsel Tegaskan Tujuh Poin Penting Menyusul Adanya SE Tentang Ini

 479 total views (dibaca)  479 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – PLT Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman…

Gubernur Sulsel Batal Divaksin, Ini Alasannya

 442 total views (dibaca)  442 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah batal…

Pjs Gubernur Sulut Ajak ASN di Kotamobagu Untuk Pergunakan Hak Pilihnya

 449 total views (dibaca)  449 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, KOTAMOBAGU – Pjs Gubernur Sulawesi Utara, Agus Fatoni…

Tim Covid-19 DPRD Maluku Resmi Terbentuk

 387 total views (dibaca)  387 total views (dibaca) Ambon, TN – Tim Covid-19 DPRD Provinsi Maluku akhirnya…

Bernard Sagrim Buka UN 53 SD Se-Kabupaten Maybrat

 434 total views (dibaca)  434 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,MAYBRAT – Bupati Maybrat DR.Drs, Bernard Sagrim, M.,M secara…

Hari Pers Nasional, Kapolda Papua Barat: Terimakasih Telah Membantu Polri

 447 total views (dibaca)  447 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Barat Irjen…

BPS: Kaltara, Provinsi Termakmur ke-4 di Indonesia

 392 total views (dibaca)  392 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, TANJUNG SELOR – Merujuk rilis Badan Pusat Statistik…

Selama PPKM Level 3, Satgas Covid-19 Ambon Temukan Sejumlah Pelanggaran

 460 total views (dibaca)  460 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan…