Swiss-Belhotel Makassar yang dijadikan sebagai salah satu lokasi program rekreasi duta Covid-19, di Provinsi Sulawesi Selatan. Foto-Ist/TN

 761 total views (dibaca)

Makassar, TN – Health Officer UNICEF Kantor Makassar, Dr Muliana Muhiddin mengatakan, strategi karantina terpusat, walaupun bukan hal yang baru dalam penanganan kejadian wabah dan pandemi, namun program yang dikemas dalam Rekreasi Duta Covid-19 ini adalah, program inovatif yang berbeda dari program sebelumnya.

Pertama, kata dia, tujuan program ini bukan hanya sekedar karantina, tapi juga program pemberdayaan terintegrasi. Dimana, semua peserta diberikan edukasi mengenai Covid-19, dan dilatih menjadi kader, dan duta Covid-19 yang nantinya akan menjadi edukator handal di masyarakat, ketika mereka kembali.

“Kedua, program ini tidak hanya memantau kesehatan fisik dan gizi dari peserta, tapi juga dukungan psikososial diberikan, dan pendekatan karantina dilakukan secara humanis. Keadaan phisikis, dan kesehatan mental peserta dipantau dan dilakukan screening awal, untuk menilai keadaan mereka, terutama untuk peserta yang tergolong masih usia anak dan remaja,” kata dr. Muliana kepada wartawan, di Makassar, Kamis (28/5).

Kemudian yang ketiga, sambung dia, fasilitas yang diberikan sangat memadai, dan nyaman karena di hotel. Peserta merasa sebagai tamu, bukan seperti pasien di rumah sakit. Tenaga medis di hotel sudah lengkap, yang siap melayani peserta dan mereka sudah dilatih termasuk dalam pengendalian, dan pencegahan infeksi.

Lebih lanjut, Dr Muliana menilai, program ini merupakan cara tepat untuk menurunkan kasus, dan menekan penularan atau istilah saat ini melandaikan kurva. Selama ini, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) kebanyakan melakukan isolasi mandiri yang sifatnya sukarela, sehingga kurang efektif dalam menghentikan penularan, karena pemantauan susah dilakukan di rumah.

“Selain itu, budaya Sulsel yang menganut kekeluargaan, terkadang dalam rumah ada dua hingga tiga Kepala Keluarga (KK) yang tinggal. Padahal, 80-85 persen orang yang terkena Covid-19 adalah, tidak bergejala sampai bergejala ringan saja (OTG dan ODP) dan kebanyakan tidak terdeteksi. Sehingga, bebas berjalan-jalan di masyarakat, dan menjadi carier yang dapat membawa virus untuk ditularkan ke keluarga dan masyarakat,” beber dia.

Jika melihat data di Sulsel, menurut dr. Muliana, kebanyakan kasus adalah dari klaster kontak serumah, dan kontak erat kegiatan sosial. Sehingga ketika dalam penaganan mampu mengkarantina OTG dan ODP ini, maka dalam satu atau dua bulan kedepan, kasus dapat menurun secara cepat. Dengan stretegi ini yang membatasi gerak hanya untuk orang yang suspek dan sakit, mungkin nantinya tidak perlu lagi melakukan social distancing secara ketat.

Strategi ini kemudian menjamin kelanjutan kegiatan rutin, ekonomi dan layanan-layanan esensial lainnya. Tentu saja, lanjut dr. Muliana, kerjasama dan usaha dari Gugus Tugas Kabupaten/Kota dibutuhkan, agar program ini berhasil.

“Mereka harus aktif untuk mendeteksi OTG dan ODP, serta menindaklanjuti untuk diikutkan dalam program rekreasi duta Covid-19 ini,” tandas dr. Muliana.

Berita lain untuk anda

Lantamal XI Merauke Komitmen Lakukan Serbuan Vaksinasi kepada Masyarakat

 781 total views (dibaca)  781 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Demi mengejar target agar masyarakat maritim…

Mananwir Yan Piet Yarangga, Kembali Pimpin Dewan Adat Papua

 677 total views (dibaca)  677 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, KAIMANA – Konfrensi Besar Masyarakat Adat Papua (KBMAP)…

Benny Latumahina: Pemalangan Kantor DPRD Seharusnya Tidak Terjadi

 733 total views (dibaca)  733 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Ketua DPRD Kabupaten Merauke, Ir. Benny…

Harumkan Nama Daerah di Tingkat Nasional, para Model Cilik Terkendala Biaya Tiket Pulang

 858 total views (dibaca)  858 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SORONG- 12 kontestan model cilik asal provinsi Papua…

Jaksa Agung Burhanuddin : Setiap Jaksa Harus Miliki Sikap Tegas dan Humanis

 753 total views (dibaca)  753 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Soliditas menjadi kunci kekuatan institusi Kejaksaan,…

Serang Soroti Masalah Infrasturktur dan Transportasi di Dapil VI

 339 total views (dibaca)  339 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Anggota DPRD Provinsi Maluku asal dapil…

Langgar Kode Etik, PPK Maba Utara Akan Dipanggil

 741 total views (dibaca)  741 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, TERNATE – Ketua dan Bendahara Panitia Pemilihan Kecamatan…

Tragis, Pemuda Tofoi Ini Bunuh Ibu Kandungnya

 763 total views (dibaca)  763 total views (dibaca) Manokwari,TN- Kejadian tragis kembali terjadi, seorang pemuda asal kampung…

Korem 174/ATW Seleksi Penerimaan Caba PK TNI AD Reguler Wanita dan Keahlian

 832 total views (dibaca)  832 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Untuk pertama kalinya Korem 174/Anim Ti…

Dirjen Otda, DPRD dan Tim Pemekaran Bahas DOB Maybrat Sau

 640 total views (dibaca)  640 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,MAYBRAT – DPRD Kabupaten Maybrat,Tim Pemekaran Maybrat Sau dan…