Kabaharkam Polri, Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH, MH. Foto : Ist/TN

 978 total views (dibaca)

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tanggapi beredarnya dua video viral masing-masing tentang keluarga ambil paksa pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 dari rumah sakit dan jatuhnya jenazah dari peti saat proses pemakaman dengan prosedur penanganan Covid-19.

Untuk itu Polri mengeluarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1618/VI/Ops.2/2020 tanggal 5 Juni 2020 yang ditandatangani atas nama Kapolri oleh Kabaharkam Polri, Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH, MH, selaku Kepala Operasi Terpusat Kontijensi Aman Nusa II-Penanganan Covid-19 Tahun 2020.

Keluarga yang mengambil jenazah PDP secara paksa. Foto; Ist/TN.

“Surat Telegram tersebut ditujukan kepada para Kasatgas, Kasubsatgas, Kaopsda, dan Kaopsres Opspus Aman Nusa II 2020 untuk berkoordinasi, bekerja sama, dan mendorong pihak rumah sakit rujukan Covid-19 untuk segera melaksanakan tes swab terhadap pasien yang dirujuk, terutama pasien yang sudah menunjukkan gejala Covid-19, memiliki riwayat penyakit kronis, atau dalam keadaan kritis,” kata Komjen Pol Agus Andrianto dalam keterangan persnya, Selasa, (09/06/2020).

Dengan demikian, ia berharap, akan diketahui pasien bersangkutan berstatus positif atau negatif sehingga tidak timbul keraguan dari pihak keluarga kepada pihak rumah sakit terkait tindak lanjut penanganan pasien.

Selain itu, Surat Telegram tersebut juga memerintahkan para Kasatgas, Kasubsatgas, Kaopsda (Kapolda), dan Kaopsres (Kapolres) Opspus Aman Nusa II 2020 untuk berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak rumah sakit rujukan Covid-19 untuk memastikan penyebab kematian pasien apakah benar-benar korban Covid-19 atau tidak.

Pati jenazah korban Covid-19 jatuh terguling di liang lahat. Foto : Ist/ TN

“Jika jenazah yang dimaksud telah dipastikan positif Covid-19, maka proses pemakamannya harus dilakukan sesuai prosedur Civid-19,” tegas Komjen Pol Agus Andrianto.

Namun jika jenazah terbukti negatif Covid-19, lanjut Kabaharkam Polri, proses pemakamannya dapat dilakukan sesuai dengan sayriat atau ketentuan agama masing-masing. Namun, ia menekankan kepada pihak keluarga/kerabat, proses persemayaman dan pemakamannya harus tetap menerapkan protokol kesehatan: pakai masker dan jaga jarak.

“Terus berikan edukasi dan sosialisasi secara masif kepada masyarakat terkait proses pemakaman jenazah Covid-19 sehingga tidak terulang kembali kejadian seperti dalam video yang viral kemarin, termasuk jangan sampai ada lagi penolakan pemakaman pasien Civid-19 oleh masyarakat,” pesan Komjen Pol Agus Andrianto kepada jajaran Opspus Aman Nusa II.

Sebelumnya viral dua video tentang penanganan Covid-19. Video pertama terkait pihak keluarga bersama puluhan orang mengambil secara paksa pasien PDP di RS Dadi Makassar, yang merupakan pasien rujukan dari RS Akademis Makassar sejak Senin, 1 Juni 2020, karena menunjukkan gejala seperti batuk, demam tinggi, sesak napas, dan muntah. Pada tanggal 3 Juni 2020 pasien tersebut meninggal dunia sehingga pihak rumah sakit langsung menghubungi Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 untuk melakukan pemakaman sesuai protokol Covid-19. Namun pihak Humas RS Dadi Makassar menjelaskan belum sempat mengambil sampel swab terhadap pasien tersebut untuk diperiksa.

Video kedua berisi jatuhnya jenazah hingga keluar dari peti pada proses pemakaman menggunakan protokol Covid-19 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, yang menyebabkan protes dari pihak keluarga atas kelalaian petugas pemakaman yang memang sebelumnya sudah keberatan atau tidak terima jenazah dimakamkan sesuai prosedur Covid-19 karena sampai saat itu jenazah belum dilakukan tes swab sehingga timbul keraguan positif atau negatif Covid-19.

Berita lain untuk anda

Pjs Gubernur Sulut Hadiri Penyerahan DIPA dan TKDD 2021

 929 total views (dibaca)  929 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MANADO – Pjs Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Agus…

Megawati Gelorakan Semangat Persaudaraan Utuh Bangsa Korea

 3,981 total views (dibaca)  3,981 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri mengatakan…

Selama Ramadhan, Jam Operasional Usaha Kuliner dan Toko Alami Penyesuaian

 990 total views (dibaca)  990 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Selama bulan Ramadhan 1442 Hijriah, Pemerintah…

Warga Minta Kapal Pelni Kembali Diijinkan Masuk ke Merauke

 995 total views (dibaca)  995 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Kepala Pelni Merauke, Bambang Sigit menyampaikan…

Semasa Hidupnya Berbakti Kepada Bangsa dan Negara, Ayahanda Bupati Raja Ampat Dimakamkan Secara Militer

 1,015 total views (dibaca)  1,015 total views (dibaca) TEROPONGNEWS COM, SORONG- Kodim 1802/Sorong melakuka upacara secara Militer…

Polisi Ringkus Pelaku Curanmor di Ambon

 992 total views (dibaca)  992 total views (dibaca) Ambon, TN – Pihak kepolisian dari Polresta Pulau Ambon…

Semuel Asse Bless: Gubernur PB Harus Berlaku Adil dalam Pembagian Dana Bansos Pembangunan Rumah Ibadah

 1,017 total views (dibaca)  1,017 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MAYBRAT- Ketua Panitia Pembangunan gedung gereja Katolik Santo…

Karya Bakti TNI Wujud Nyata Pengabdian Prajurit Lantamal XIV Sorong Untuk Rakyat

 944 total views (dibaca)  944 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Dalam rangka pengabdian TNI untuk rakyat, Lantamal…

Kekerasan Terhadap Anak Perempuan di Papua Barat Berjumlah 136 Kasus

 993 total views (dibaca)  993 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan…

Anes Akwan: Politik Kekerasan Itu Bukan Cara-cara PMK2

 969 total views (dibaca)  969 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, BINTUNI – Tindak kekerasan yang dilakukan untuk tujuan…