Kabaharkam Polri, Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH, MH. Foto : Ist/TN

 2,615 kali dilihat

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tanggapi beredarnya dua video viral masing-masing tentang keluarga ambil paksa pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 dari rumah sakit dan jatuhnya jenazah dari peti saat proses pemakaman dengan prosedur penanganan Covid-19.

Untuk itu Polri mengeluarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1618/VI/Ops.2/2020 tanggal 5 Juni 2020 yang ditandatangani atas nama Kapolri oleh Kabaharkam Polri, Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH, MH, selaku Kepala Operasi Terpusat Kontijensi Aman Nusa II-Penanganan Covid-19 Tahun 2020.

Keluarga yang mengambil jenazah PDP secara paksa. Foto; Ist/TN.

“Surat Telegram tersebut ditujukan kepada para Kasatgas, Kasubsatgas, Kaopsda, dan Kaopsres Opspus Aman Nusa II 2020 untuk berkoordinasi, bekerja sama, dan mendorong pihak rumah sakit rujukan Covid-19 untuk segera melaksanakan tes swab terhadap pasien yang dirujuk, terutama pasien yang sudah menunjukkan gejala Covid-19, memiliki riwayat penyakit kronis, atau dalam keadaan kritis,” kata Komjen Pol Agus Andrianto dalam keterangan persnya, Selasa, (09/06/2020).

Dengan demikian, ia berharap, akan diketahui pasien bersangkutan berstatus positif atau negatif sehingga tidak timbul keraguan dari pihak keluarga kepada pihak rumah sakit terkait tindak lanjut penanganan pasien.

Selain itu, Surat Telegram tersebut juga memerintahkan para Kasatgas, Kasubsatgas, Kaopsda (Kapolda), dan Kaopsres (Kapolres) Opspus Aman Nusa II 2020 untuk berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak rumah sakit rujukan Covid-19 untuk memastikan penyebab kematian pasien apakah benar-benar korban Covid-19 atau tidak.

Pati jenazah korban Covid-19 jatuh terguling di liang lahat. Foto : Ist/ TN

“Jika jenazah yang dimaksud telah dipastikan positif Covid-19, maka proses pemakamannya harus dilakukan sesuai prosedur Civid-19,” tegas Komjen Pol Agus Andrianto.

Namun jika jenazah terbukti negatif Covid-19, lanjut Kabaharkam Polri, proses pemakamannya dapat dilakukan sesuai dengan sayriat atau ketentuan agama masing-masing. Namun, ia menekankan kepada pihak keluarga/kerabat, proses persemayaman dan pemakamannya harus tetap menerapkan protokol kesehatan: pakai masker dan jaga jarak.

“Terus berikan edukasi dan sosialisasi secara masif kepada masyarakat terkait proses pemakaman jenazah Covid-19 sehingga tidak terulang kembali kejadian seperti dalam video yang viral kemarin, termasuk jangan sampai ada lagi penolakan pemakaman pasien Civid-19 oleh masyarakat,” pesan Komjen Pol Agus Andrianto kepada jajaran Opspus Aman Nusa II.

Sebelumnya viral dua video tentang penanganan Covid-19. Video pertama terkait pihak keluarga bersama puluhan orang mengambil secara paksa pasien PDP di RS Dadi Makassar, yang merupakan pasien rujukan dari RS Akademis Makassar sejak Senin, 1 Juni 2020, karena menunjukkan gejala seperti batuk, demam tinggi, sesak napas, dan muntah. Pada tanggal 3 Juni 2020 pasien tersebut meninggal dunia sehingga pihak rumah sakit langsung menghubungi Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 untuk melakukan pemakaman sesuai protokol Covid-19. Namun pihak Humas RS Dadi Makassar menjelaskan belum sempat mengambil sampel swab terhadap pasien tersebut untuk diperiksa.

Video kedua berisi jatuhnya jenazah hingga keluar dari peti pada proses pemakaman menggunakan protokol Covid-19 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, yang menyebabkan protes dari pihak keluarga atas kelalaian petugas pemakaman yang memang sebelumnya sudah keberatan atau tidak terima jenazah dimakamkan sesuai prosedur Covid-19 karena sampai saat itu jenazah belum dilakukan tes swab sehingga timbul keraguan positif atau negatif Covid-19.

Berita lain untuk anda

Keluarga Besar Buton Akan Buktikan 70 Persen Suara Kompleks Pasar untuk Piet-Matret

 3,359 kali dilihat 3,359 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, BUNTUNI – Masyarakat Buton yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga…

Siahaan: Usia RUU Penyiaran Sudah 20 Tahun

 3,178 kali dilihat 3,178 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, TERNATE – Anggota Komisi I DPR RI, Junico BP…

Damkar Semprot Disinfektan Pada Sejumlah Ruas Jalan di Ambon

 3,214 kali dilihat 3,214 kali dilihat Ambon, TN – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon…

Komisi II Sayangkan Kinerja PLN Yang Hanya Sediakan Jaringan Listrik, Tanpa Mesin Pembangkit

 2,499 kali dilihat 2,499 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Komisi II DPRD Provinsi Maluku menyayangkan kinerja…

Soal Peredaran Hasil Hutan Ilegal di Sorong, KadisHut Papua Barat Terkesan Tertutup dari Media

 2,899 kali dilihat 2,899 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, SORONG- Meski masih dalam situasi pandemi Covid-19, aktivitas penebangan…

Seorang Pria Dilaporkan Tewas Tersengat Listrik di Maybrat

 2,484 kali dilihat 2,484 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MAYBRAT – Seorang pria bernama Gregorius Kutiouw (26 )…

Upaya ANJ Jaga Kelestarian Alam Papua Barat di Tengah Kawasan Industri

 20,982 kali dilihat 20,982 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, SORONG – PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJ) dan…

Rayakan Ulang Tahun ke-50, Abner R. Jitmau Undang Ribuan Simpatisan

 2,891 kali dilihat 2,891 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Anggota DPR Papua Barat Fraksi PDIP, Abner R.…

Penjabat Wali Kota Ambon Ingatkan Warga Waspada Bencana

 2,605 kali dilihat 2,605 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena…

Puluhan Anak Marind akan Dipersiapkan Study di Luar Negeri

 2,552 kali dilihat 2,552 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Papua Language Institute (PLI) terus mendorong generasi…