Kantor Dinas Tenaga Kerja Keerom yang tinggal puing-puing, setelah dibakar massa yang tidak puas dengan pengumuman hasil tes CPNS formasi 2018. (Foto:Nesta/TN)

 740 total views (dibaca)

TEROPONGNEWS.COM, JAYAPURA – Pasca kericuhan akibat pengumuman hasil CPNS Formasi 2018 di Kabupaten Keerom, polisi mengamankan lima orang yang diduga sebagai pelaku pengrusakan dan pembakaran, untuk dimintai keterangan.

Tiga orang diamankan saat terjadi pengrusakan dan pembakaran, dua orang diamankan saat pemalangan jalan Trans Papua pada Jumat (2/10/2020).

Kepala Bidang Humas Polda Papua melalui siaran persnya menjelaskan, tiga orang yang diamankan saat peristiwa pengrusakan dan pembakaran Kantor Dinas Tenaga Kerja pada Kamis (1/10/2020) lalu adalah AS (36 tahun), waga Distrik Waris Kabupaten Keerom, RM (27 tahun), warga Kampung Arso Kota Distrik Arso serta OS.

Sedangkan dua orang yang diamankan saat terjadi pemalangan jalan Trans Papua adalah RAM (26 tahun) warga Kampung Wembi Distrik Mannem dan JD (29 tahun), warga Kampung Kali Mo Distrik Waris.

Seperti diberitakan, pasca pengumuman hasil seleksi penerimaan CPNS di Kabupaten Keerom, ratusan orang yang tidak lolos seleksi, merusak sejumlah fasilitas perkantoran dan membakar Kantor Dinas Tenaga Kerja. Peristiwa itu masih berlanjut dengan aksi penutupan jalan utama Trans Papua yang ada di Distrik Arso Kota.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal SH mengatakan, saat ini 2 orang yang diamankan tersebut masih di rawat di Rumah Sakit Bhayangkara karena mengalami luka-luka saat petugas melakukan pembubaran massa.

Kemudian untuk 3 orang lainnya, saat ini telah diamankan di Polres Keerom untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan terhadap mereka dilakukan oleh Satreskrim Polres Keerom.

Pasca kejadian pengerusakan dan pembakaran serta pemalangan, situasi di Kabupaten Keerom aman terkendali. Personil gabungan terus melakukan pengamanan dan patroli dengan melibatkan 300 orang personil gabungan, guna mencegah terjadinya aksi susulan.

“Dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, yang memanfaatkan situasi untuk mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Keerom,” kata Kombes Ahmad Musthofa Kamal. **

Berita lain untuk anda

Program Mandiri Benih Resmi Diluncurkan

 2,611 total views (dibaca)  2,611 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Program Mandiri Benih resmi diluncurkan, Jumat…

Chanry Andrew Suripatty Ditunjuk Sebagai Korwil Maluku-Papua IJTI Pusat

 762 total views (dibaca)  762 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA- Setelah melalui proses panjang dalam Kongres VI…

Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM, Polda Papua Barat Sita 1.260 Liter Solar Subsidi

 10,536 total views (dibaca)  10,536 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,MANOKWARI – Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Papua Barat…

Ijin Pembalakkan Hutan Yang Menjadi Misteri

 763 total views (dibaca)  763 total views (dibaca) Pilu Marga Kalami Malasili Memperjuangkan Hak Atas Ulayatnya (4-Habis)…

Astaga! Pengangguran dan Kemiskinan di Maluku Meningkat

 720 total views (dibaca)  720 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Kendati pemerintah terus berupaya untuk membangun…

AKP Clief Harapkan Soliditas Bersama Wartawan Tetap Terjaga

 715 total views (dibaca)  715 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Dansat Brimob Polda Papua Kombes Pol…

BWS Rancang Skenario Tutupi Kejahatan di Proyek Air Bersih Halong

 779 total views (dibaca)  779 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Proyek air bersih di Negeri Halong,…

Tega! Ayah Setubuhi Anak Angkatnya Berkali-kali

 792 total views (dibaca)  792 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Malang nian nasib yang dialami oleh SR,…

SKIPM Merauke Bagi Makanan Siap Santap Hingga ke Perbatasan Sota

 729 total views (dibaca)  729 total views (dibaca) Merauke, TN – Sudah hampir sepekan, Stasiun Karantina Ikan…

Nomenklatur Baru, Bupati Raja Ampat Kukuhkan Pejabat Eselon III dan IV

 710 total views (dibaca)  710 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT- Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati…