Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Maluku, Kombes Pol Mohamad Roem Ohoirat. Foto-Ist/TN

 460 total views (dibaca)

Ambon, TN – Pihak Markas Besar Kepolisian (Mapolda) Maluku akhirnya angkat suara, soal aksi nekat tiga orang warga yang tak jelas dari mana asalnya, yang tiba-tiba mengelar pawai menggunakan atribut berupa bendera separatis Republik Maluku Selatan (RMS) masuk ke halaman Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Maluku, Sabtu (25/4) sekitar pukul 16.00 WIT.

Kabid Humas Polda Maluku, Muhamad Roem Ohoirat mengaku, dari hasil interogasi terhadap tiga pelaku pembawa bendera RMS ke Mapolda Maluku diketahui, jika ketiga warga ini mengaku mereka adalah, pimpinan Front Kedaulatan Maluku (FKM) RMS. Para pelaku ini juga mengaku, membuat video beberapa hari sebelumnya, untuk mengajak masyarakat memasang bendera RMS.

“Menurut para pelaku, mereka melakukan aksi ini, karena mereka mendengar kabar, bahwa hari ini ada warga yang ditangkap oleh aparat. Sebagai wujud tanggung jawab mereka kepada warga yang ditangkap, maka ketiganya datang ke Polda Maluku untuk menyerahkan diri,” ungkap Ohoirat lewat siaran persnya yang diterima Teropongnews.com, Sabtu (25/4) malam.

Sebelumnya, kata dia, Polda Maluku dan Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease telah menangkap 5 orang simpatisan RMS yang mengibarkan bendera RMS.

“Dari pemeriksaan polisi, kelima orang yang ditangkap tersebut mengaku, mereka sengaja menaikan bendera RMS, agar bisa diliput media. Dan ternyata, ada juga yang dibayar untuk melakukan hal tersebut,” tandas Ohoirat.

Untuk diketahui, dari video yang beredar luas di media sosial Facebook (FB) mempertontonkan ketiga orang warga ini berpawai, dan langsung berbelok arah masuk melewati pagar utama Mapolda Maluku sambil memegang bendera RMS.

Para personil yang sedang berjaga-jaga spontan kaget, dan langsung berhamburan untuk menghalau ketiga warga ini, yang terlihat berjalan menuju pintu utama di kantor tersebut.

Niat mereka itu untung cepat dihentikan oleh pihak kepolisian yang sementara bertugas piket. Sejumlah polisi yang berpakaian preman, kemudian menutup pagar utama kantor Mapolda Maluku, agar ketiga warga nekat ini tidak melarikan diri, sementara lainnya dengan menggunakan senjata lengkap menghentikan aksi mereka.

Informasi yang dihimpun Teropongnews.com menyebutkan, ketiga warga nekat ini sudah diamankan, dan sementara mendekam di penjara Mapolda Maluku.

Berita lain untuk anda

Jangan mau Ketinggalan, Besok Ada Vaksinasi Plus Doorprize Sepeda Motor

 27 total views (dibaca) Yang belum ada KTP, Divaksin dan diurus KTP-nya

Partai UKM Siap Ikut Verifikasi Administrasi Depkumham Tahun 2022

 452 total views (dibaca)  452 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Berdasarkan hasil rapat DPP Partai UKM,…

Polres Halut Akan Lakukan Gelar Perkara Kasus Dugaan Ijazah Palsu

 439 total views (dibaca)  439 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, TERNATE – Tim Penyidik Polres Halmahera Utara (Halut),…

DPR-PB Konsultasi Revisi Perdasus 4 Tahun 2019, Begini Respon Kemendagri

 441 total views (dibaca)  441 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,JAKARTA– Menindaklanjuti revisi peraturan daerah khusus (Perdasus) nomor 4…

SRPB Kota Pasuruan Gelar Raker Tahunan

 413 total views (dibaca)  413 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, PASURUAN– Rapat kerja (raker) suatu organisasi digunakan untuk…

Vaksinasi Dosis Kedua TNI AL di Serbu Warga Kota Sorong

 400 total views (dibaca)  400 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,SORONG – TNI Angkatan Laut, dalam hal ini Komando…

Gustu Covid-19 Kota Sorong Kirimkan 70 Sampel Ke Balitbangkes Makassar

 449 total views (dibaca)  449 total views (dibaca) Sorong,TN- Gugus Tugas (gustu) percepatan penanganan Covid-19 kota Sorong…

Ketua Komisi II DPR RI : Dilihat Dari Letak Geografis, Raja Ampat Layak Dimekarkan

 506 total views (dibaca)  506 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT- Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad…

Kodam XVIII/Kasuari Gandeng Pemda Tanam Perdana Ketahanan Pangan

 453 total views (dibaca)  453 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MANOKWARI – Kodam XVIII/Kasuari gandeng Pemerintah Daerah (Pemda)…

Peserta PBI-APBN di Merauke Yang Dinonaktifkan Capai 51.630

 454 total views (dibaca)  454 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Sampai bulan Februari 2022, jumlah peserta…