Penjabat wali kota Sorong, George Yarangga, saat berkomunikasi dengan seorang pedagang mama Papua. Foto Wim/TN

 3,246 total views (dibaca)

TEROPKNGNEWS.COM, SORONG- Pemerintah kota Sorong kembali melakukan penertiban terhadap pedagang di kawasan pasar lama (Boswezen) sempat diwarnai kericuhan. Pedagang menolak lapak dagangannya dibongkar.

Penjabat wali kota Sorong, George Yarangga menyebutkan, penertiban pedagang di pasar Boswezen merupakan penertiban terakhir dilakukan oleh pemerintah kota Sorong.

“Ini penertiban terakhir terhadap para pedagang di pasar Boswezen, sebelumnya pemerintah daerah sudah melayangkan surat peringatan supaya kosongkan pasarl lama (Boswezen) dan pindah ke pasar baru di Rufei,” ujar George Yarangga.

Menurut Yarangga pasar yang telah dibangun oleh pemerintah kota Sorong dengan bantuan sumber dana dari pemerintah pusat ini, telah dibangun dengan mewah dan representatif.

Ia pun mengaku sedih jika melihat mama-mama Papua berjualan di atas jalan, terkena sinar matahari. Menurutnya pemerintah telah membangun pasar yang nyaman untuk pindah ke tempat yang nyaman dan representatif.

“Saya sebagai anak Papua saya sedih melihat sy punya mama mama Papua masih berjualan di atas jalan. Pemerintah sudah siapkan pasaran yg representatif. Saya harap mama dong semua mau pindah ke pasar moderen,” imbuhnya kepada para pedagang yang masih bersikeras untuk pindah dari Boswezen.

Menurutnya, pasar moderen Rufei memiliki 777 lapak untuk para pedagang, dengan jumlah pedagang yang tercatat sebanyak 696 pedagang. “Oleh sebab itu tidak ada alasan lagi kalau tidak mendapat tempat di pasar moderen Rufei karena semua pedagang dari pasar Boswezen semua sudah terdaftar di pasar moderen,” jelasnya.

Pj wali kota Sorong tegaskan, agar dinas perhubungan segera memperhatikan trayek masuk ke pasar moderen. “Dinas perhubungan, secepatnya mengatur trayek masuk ke pasar moderen, tertibkan kendaraan yang bandel, sekaligus berikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun para pedagang yang beraktifitas di pasar moderen.

Berita lain untuk anda

Di SBT Siswa Sulit Belajar Online, Akses Telekomunikasi Jadi Masalah

 1,501 total views (dibaca)  1,501 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Sulitnya mendapatkan akses telekomunikasi seperti internet,…

Kabar Gembira, 27 Persen Kasus Positif Covid-19 di Papua Sembuh

 1,475 total views (dibaca)  1,475 total views (dibaca) Jayapura, TN – Sebanyak 29 pasien yang positif terpapar…

Cuaca Ekstrem Landa Sulsel, BPBD Siaga

 7,903 total views (dibaca)  7,903 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Cuaca ekstrem yang ditandai hujan lebat…

Komisi I Desak Pemprov Maluku Segera Putihkan Lahan Eks Pertanian Passo

 466 total views (dibaca)  466 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Komisi I DPRD Provinsi Maluku mendesak…

Bayi 6 Bulan di Papua Terjangkit Corona

 1,484 total views (dibaca)  1,484 total views (dibaca) Jayapura, TN – Pandemi Covid-19 di Papua semakin meluas,…

Herman Hasan Percayakan Lagu Rang Sikumbang Dirilis Ulang Alif Koto

 3,894 total views (dibaca)  3,894 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, PADANG – Lagu Rang Sikumbang merupakan salah satu…

Rico Sia Desak Pemerintah Pusat Bantu Papua Barat Cegah COVID-19

 1,864 total views (dibaca)  1,864 total views (dibaca) Manokwari,TN – Anggota DPR Republik Indonesia daerah pemilihan (Dapil)…

Kadinkes Merauke Sambut Baik Kebijakan Jokowi Namun Tetap Memberi Saran

 5,776 total views (dibaca)  5,776 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Kebijakan Presiden Jokowi untuk masyarakat boleh…

Imran Jausi: Oktober 2022, SK PPPK Selesai

 1,300 total views (dibaca)  1,300 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – SK Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian…

Bansos Kembali Disalurkan Pemkot Ambon Bagi Warga Terdampak Covid-19

 1,545 total views (dibaca)  1,545 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas…