Sebanyak 2.000 Alat Pelindung Diri (APD), dan 6.000 alat Rapid Test Covid-19 yang siap didistribusikan ke sejumlah rumah sakit di 11 Kabupaten/Kota di Maluku yang menjadi rujukan untuk penanganan pasien Covid-19 atau virus Corona. Foto-Ist/TN

 403 total views (dibaca)

Ambon, TN – Pemerintah Provinsi Maluku melalui Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Coronavirus Disease 19 (Covid-19) akan mendistribusikan sebanyak 2.000 Alat Pelindung Diri (APD) dan 6.000 alat Rapid Test Covid-19 ke sejumlah rumah sakit di 11 Kabupaten/Kota di Maluku yang menjadi rujukan untuk penanganan pasien Covid-19 atau virus Corona.

“Iya benar, kita sudah menerima APD dan Rapid Test Covid-19, bantuan dari Pemerintah Pusat dengan rincian yakni, APD sebanyak 2.000 unit dan Rapid Test sebanyak 6.000 unit. Semuanya akan kami distribusikan ke 11 Kabupaten/Kota sesuai dengan kebutuhannya,” kata Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang, lewat siaran persnya yang diterima Teropongnews.com, di Ambon, Rabu (1/4).

Menurut Sekretaris Daerah Provinsi Maluku ini, APD maupun Rapid Test Covid-19 akan dibagikan kepada mereka yang rentan berhubungan dengan penyebaran virus mematikan ini.

“Jumlahnya sebenarnya masih sangat terbatas, maka akan diprioritaskan kepada mereka yang berada di ujung tombak penyebaran virus Corona, misalnya para petugas kesehatan serta keluarganya, kemudian pasien yang telah dinyatakan positif pada saat pengobatan lanjutan. Kalau untuk APD, tentunya ditujukan kepada para petugas medis yang menangani pasien virus Corona,” katanya.

Menurutnya, jumlah tersebut terdengar banyak, tapi setelah disalurkan ke Kabupaten/Kota, maka jumlah tersebut akan menjadi sedikit. “Untuk itu, kita maksimalkan gunakan hanya bagi yang prioritas saja,” tegasnya.

Kasrul berharap, agar penyediaan APD juga bisa dibantu oleh Pemerintah Kabupaten/Kota melalui intervensi anggaran masing-masing daerah. Pemerintah daerah diminta untuk melengkapi dan melindungi pertugas lapangan yang bekerja melayani warganya di garda depan.

“Para tenaga medis juga harus terjamin kesehatannya saat merawat dan menangani pasien Corona. Mereka ini kelompok rentan, sehingga harus kita lengkapi dengan peralatan seperti APD yang memadai,” harapnya.

Untuk diketahui, sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 8 Tahun 2010, APD adalah alat untuk mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh. Penggunaan APD oleh petugas kesehatan, merupakan prosedur utama dalam kegiatan pelayanan kesehatan.

Tujuannya untuk mengantisipasi risiko keselamatan dan kesehatan kerja para petugas kesehatan, khususnya berupa bahaya biologi, termasuk wabah virus Corona yang kini telah mewabah.

Sementara Rapid Test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan Covid-19. Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh, bila ada paparan virus ini.

Dengan kata lain, bila antibodi ini terdeteksi di dalam tubuh seseorang, artinya tubuh orang tersebut pernah terpapar atau dimasuki oleh Covid-19. Namun perlu diketahui, pembentukan antibodi ini memerlukan waktu, bahkan bisa sampai beberapa minggu.

Jadi, Rapid Test hanyalah pemeriksaan skrining atau pemeriksaan penyaring, bukan untuk pemeriksaan mendiagnosa infeksi virus Covid-19.

Hasil positif pada Rapid Test menandakan bahwa orang yang diperiksa pernah terinfeksi virus Corona. Meski begitu, orang yang sudah terinfeksi virus Corona dan memiliki virus ini di dalam tubuhnya, bisa saja mendapatkan hasil Rapid Test yang negatif, karena tubuhnya belum membentuk antibodi terhadap virus ini

Karena itu, jika hasilnya negatif, pemeriksaan Rapid Test perlu diulang kembali pada 7 hingga 10 hari setelahnya.

Berita lain untuk anda

BPBD Kota Sorong Imbau Warga yang Rumahnya dihantam Gelombang, Melapor di Kelurahan Setempat

 452 total views (dibaca)  452 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SORONG- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota…

Peringati Hari Lingkungan Hidup, SKK Migas-Petrogas dan Pemkab Sorong Tanam Pohon

 1,289 total views (dibaca)  1,289 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia…

Akibat Postingan Ini, VM Harus Berurusan Dengan Polisi

 460 total views (dibaca)  460 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Kemerdekaan mengemukakan pendapat secara lisan maupun…

Di Bandara DEO Sorong, Barang dan Pekerja Hulu Migas Mendapat Perlakuan Khusus

 399 total views (dibaca)  399 total views (dibaca) Jakarta, TN – Walikota Sorong memberikan pengecualian terhadap sektor…

Hurasan: Program Pemberdayaan Harus Ditingkatkan Untuk Tekan Angka Kemiskinan

 474 total views (dibaca)  474 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi…

Gedung PLN Sorong Terbakar, Pegawai Lari Berhamburan

 447 total views (dibaca)  447 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Kantor PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan…

PT. PLN Salah Bayar Uang Ganti Rugi Lahan, Mantan Raja Ikut Kecipratan

 434 total views (dibaca)  434 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – PT. PLN Cabang Ambon diduga salah…

Astaga, Ada Perusahan Sawit Caplok 190 Hektar Hutan Tanpa HGU

 412 total views (dibaca)  412 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, JAYAPURA, – Yayasan Pusaka Bentala Rakyat menduga ada…

Buka Sasi Laut di Kampung Kapatcol, Raja Ampat Dilakukan Oleh Kelompok Perempuan Waifuna

 445 total views (dibaca)  445 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT – Kelompok Perempuan Waifuna di Kampung…

Salut! Pemohon Kaltara Cerdas 2020 Melebihi Kuota

 458 total views (dibaca)  458 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, TANJUNG SELOR – Di tenggat akhir pendaftaran atau…