Pemakaman salah seorang pasien yang mengidap penyakit TBC di Kota Ambon, yang dilakukan dengan prosedur penanganan sesuai Protokol Covid-19. Foto-Ist/TN

 967 total views (dibaca)

Ambon, TN – Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz menjelaskan tentang prosedur penanganan pasien di Rumah Sakit terkait protokol Covid-19 standar WHO.

Menurutnya, prosedur tersebut sudah berlaku di Kota Ambon. Pihak RSUD Dr. Haulussy telah mengeluarkan surat edaran, terkait prosedur penanganan pasien yang datang melakukan pemeriksaan, atau dirujuk ke IGD dengan gejala Covid-19.

“Hal ini tidak lepas dari kondisi Kota Ambon yang sudah terjadi transmisi lokal penyebaran Covid-19. Dalam surat edaran tersebut dijelaskan, seorang pasien yang datang dengan keluhan tenggorokan seperti batuk, pilek, sesak napas, nyeri tenggorokan serta demam, akan langsung dimasukan ke ruang isolasi IGD. Pasien tersebut akan langsung mengisi formulir skrining Covid-19, dan melakukan pemeriksaan darah dan rapid test,” lagi kata Joy lewat rilisnya yang diterima wartawan, di Ambon, Sabtu (2/5).

Secara otomatis, kata dia, pasien tersebut berstatus ODP atau PDP. Semisal hasil pemeriksaan awal, pasien tersebut negatif, maka pasien tersebut dapat melakukan rawat jalan dengan edukasi isolasi mandiri, dan wajib melaporkan kepada Dinas Kesehatan Kota Ambon.

“Kalau pasien tersebut berstatus PDP, maka langsung dirawat diruang isolasi, serta dilakukan foto rontgen disana, dan bila hasil test awal adalah positif, pasien akan mengikuti swab test,” jelas dia.

Ditambahkan lagi, pasien yang hasil rapid testnya negatif, akan tetap mengikuti prosedur pemeriksaan rapid test kedua 10 hari setelah test rapid pertama.

Terkait pasien yang meninggal pada saat melakukan perawatan, Joy menjelaskan, prosedur yang diterapkan sesuai dengan protokol Covid-19.

Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, lanjut Jubir, seorang pasien yang mengalami gangguan penapasan karena penyakit bawaan, asma dan TBC paru. Ketika dibawah ke rumah sakit umum, pasien tersebut tak tertolong dan meninggal dunia di Rumah Sakit.

Dikatakan pula, pasien tersebut ketika merujuk ke Rumah Sakit, keluhannya menyerupai keluhan pasien Covid-19, sehingga diterapkan prosedur penanganan Covid-19.

“Kepada pasien sudah dilakukan rapid test dan hasilnya positif, namun rapid test tidak memastikan seorang pasien adalah positif Covid-19. Sampel swab test telah diambil untuk memastikan penyebab kematian yang bersangkutan, dan hasilnya baru dapat diketahui beberapa hari kedepan,” tegas dia.

Terhadap pasien, telah dilakukan proses pemakaman dengan menggunakan protap Covid-19. “Ini adalah langkah yang diambil oleh pihak rumah sakit, untuk mengantisipasi dengan melakukan prosedur pemakaman sesuai protokol Covid-19, mulai dari kesiapan jenasahnya sampai dengan lokasi pemakaman yang telah disiapkan Pemerintah Kota Ambon,” kata Joy.

Untuk diketahui, prosedur penanganan sesuai Protokol Covid-19 dilakukan, untuk mencegah dan mengantisipasi dini penyebaran Covid-19 pada wilayah yang rentan dan sudah terdampak transmisi lokal.

Rapid Test adalah test awal yang dilakukan, untuk mengantisipasi dini penyebaran. Namun, bukan test konkrit untuk memastikan seorang pasien positif Covif-19, karena test konkrit untuk memastikan seorang positif Covid-19 adalah Swab Test.

Berita lain untuk anda

Antisipasi Covid-19, Personel Lantamal XI Ikuti Rapid Test

 1,138 total views (dibaca)  1,138 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Guna mencegah penyebaran serta memutus rantai…

DPRD Maluku Tuding PT. Adira Berbohong

 995 total views (dibaca)  995 total views (dibaca) Ambon, TN – DPRD Provinsi Maluku menuding PT. Adira…

Hahiariy Dilantik Sebagai Kepala Pemerintahan Negeri Hukurila

 1,007 total views (dibaca)  1,007 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy melantik…

Korban Rumah Roboh Akibat Cuaca Ekstrem di Sorong Bakal Dapat Bantuan Dari Pemprov PB

 1,055 total views (dibaca)  1,055 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Puluhan rumah warga di Sorong roboh akibat…

Sejumlah Wilayah di Sulselrabar Resmi Teraliri Listrik

 965 total views (dibaca)  965 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman…

MUI PB : Karantina Terpusat Kebutuhan Untuk Tekan Penyebaran C-19

 985 total views (dibaca)  985 total views (dibaca) Manokwari,TN- Majelis Ulama Indonesia Provinsi Papua Barat (MUI) menilai…

Tidak Ada Penambahan Kasus Kematian Ayam Akibat Flu Burung di Merauke

 1,070 total views (dibaca)  1,070 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan…

Gubernur Kaltara Ajak Petani Tingkatkan Produksi Beras

 1,127 total views (dibaca)  1,127 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, TANJUNG SELOR – PT. Pupuk Indonesia (Persero) melakukan…

Ini Polsek yang Tidak Boleh Melakukan Penyidikan di Polres Sorong, Sorong Kota dan Polres Sorsel

 1,033 total views (dibaca)  1,033 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SORONG- Setelah menerima usulan dari setiap Polda terkit…

Kunci Polemik Tidak Hadir, Mediasi Pengurus KAPP-DPRD Tambrauw Buntu

 981 total views (dibaca)  981 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AIMAS – Mediasi antara Badan Pengurus Daerah (BPD)…