Bupati Merauke Romanus Mbaraka membuka kegiatan Raker Distrik dan Kelurahan di Merauke.Foto-Getty/TN

 2,354 kali dilihat

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Para kepala dinas, kepala distrik dan lurah di Kabupaten Merauke diingatkan lebih mengenali tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing sehingga mampu bekerja secara maksimal.

Dengan pemahaman yang baik tentu akan mampu mengatur teknik kerja, kelola admistrasi, merencanakan belanja, dan membuat pertanggungjawaban dengan jujur.

“Kerja tidak asal-asalan, harus pahami tupoksi, punya kepribadian yang baik dan mengayomi staf. Kalau sudah dikasi kesempatan maka berbuatlah yang terbaik,”kata Romanus dalam Raker Distrik dan Kelurahan serta Bimtek implementasi peraturan perundang-undangan perencanaan dan penataan pemerintah distrik dan kelurahan pada Pemda Merauke di Halogen Hotel, Jumat (2/12/2022).

Peserta Raker Distrik dan Lurah serta dihadiri beberapa pimpinan Oraganisasi Perangkaf Daerah (OPD) Merauke.

Khusus kepada pemerintahan di tingkat distrik, Romanus tegaskan lakukan pendampingan kepada masing-masing kepala kampung, khususnya untuk perencanaan dana kampung agar dalam pemanfaatannya bisa tepat sasaran. Hal ini ditegaskan Romanus mengingat berkaitan dengan pengelolaan alokasi dana kampung (ADK) maupun dana desa banyak kepala kampung akhirnya tinggal di hotel pordeo akibat ketidakpahaman dan juga faktor kesengajaan.

“Tolong dibackup sehingga dana ini betul-betul kelihatan manfaatnya bagi orang kampung. Banyak kepala kampung yang masuk penjara, salah satunya kurang kontrol dari kepala distrik. Karena itu belajarlah jadi orang-orang hebat,”tutur Mbaraka.

Berikut, beberapa penekanan yang juga disampaikan Bupati Merauke yaitu tuntaskan data kependudukan bagi orang asli Papua (OAP) . Distrik ikut mengawasi jalannya pendidikan di kampung-kampung. Melakukan pengecekan status tanah pada fasilitas umum dan memetakan data yang sudah pelepasan dan yang bersertifikat.

“Mau tidak mau kita harus selesaikan satu per satu. Ini harus didukung dengan rincian data,”pungkas Romanus.

Selanjutnya, para lurah diminta menghimpun kebutuhan di pemukiman warga OAP agar menjadi perhatian dan dibantu pemerintah, khususnya menyangkut sanitasi dan air bersih.

Berita lain untuk anda

Ini Jumlah PTT Dilingkup Pemkot Ternate

 2,487 kali dilihat 2,487 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, TERNATE – Jumlah Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkup…

Bantuan Kemanusian tak Kunjung Sampai, Korban Banjir Bandang Blokir Kantor Bupati Jayapura

 2,540 kali dilihat 2,540 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, JAYAPURA – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Forum Kemanusiaan…

Sejumlah Daerah di Maluku Belum Memiliki Perda Kesatuan Masyarakat Hukum Adat

 3,097 kali dilihat 3,097 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Sejumlah daerah di Provinsi Maluku hingga saat…

Manfaatkan Masa Reses, Roy Pattiasina Bagikan Paket Sembako

 2,587 kali dilihat 2,587 kali dilihat Ambon, TN – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Elwen Roy Pattiasina…

Dipicu kecelakaan, Warga Sorpus Blokade Jalan

 2,563 kali dilihat 2,563 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Warga komplek Sorpus melakukan aksi blokade jalan…

Likee Menjadi Platform Alternatif Bagi Musisi Untuk Mempromosikan Karyanya di Kala Pandemi

 203 kali dilihatLikee ajak pengguna mengekspresikan perasaannya melalui #MenepiChallenge

AMAN Sulut Kampanyekan Pengesahan RUU Masyarakat Adat

 4,377 kali dilihat 4,377 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM JAYAPURA – Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Provinsi Sulawesi…

Yonadab Thesia Pimpin PKB Jemaat GKI Marten Luter Wermith Sorsel

 5,196 kali dilihat 5,196 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, TEMINABUAN – Jemaat Marten Luter Wermit di Kabupaten Sorong…

Dua Hari Hilang, Korban Banjir Di Kota Sorong Ditemukan Mengapung

 2,552 kali dilihat 2,552 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, SORONG- Penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di bawah…

Pemkot Ternate Ancam Nonaktifkan Data Belasan PNS

 2,703 kali dilihat 2,703 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, TERNATE – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate lewat Badan Kepegawaian…