Toilet gedung rawat inap Puskesmas Mariat yang menjadi tempat membuang bayi, masih dipasang garis polisi oleh petugas. (Foto:Tantowi/TN)

 424 total views (dibaca)

Aimas, TN – Diduga karena tak mau menanggung malu akibat hamil di luar pernikahan, seorang mahasiswi berinisial A, yang tinggal di Kelurahan Klamesen Distrik Mariat, tega membuang bayinya di bak air toilet Puskesmas Mariat, Kamis (16/4/2020).

Saat ditemukan, bayi berjenis kelamin laki-laki ini sudah tidak bernyawa dalam bak yang masih terisi air. Peristiwa memilukan ini terungkap saat Duwith, seorang pengunjung di Puskesmas Mariat, hendak buang air kecil di toilet yang ada di sudut timur belakang gedung rawat jalan.

Duwith terkejut ketika melihat ada sosok bayi yang  tergeletak di dalam bak air. Peristiwa itu kemudian disampaikan kepada perawat di Puskesmas, dan kemudian dilaporkan ke Polsek Aimas dan diteruskan ke Polres Sorong.

Karena tak mau menanggung malu, bayi laki-laki yang dilahirkan A, terpaksa di buang ke dalam bak air toilet Puskesmas Mariat.

Kapolres Sorong, AKBP Robertus A.Pandiangan S.Ik MH, melalui Kasat Reskrim AKP Dodi Pratama SIK menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan terhadap A, bayi itu dilahirkan tanpa bantuan siapapun, termasuk tenaga medis yang ada di Puskesmas.

“Sebenarnya dia datang ke Puskesmas itu diantar ibunya. Tapi ibunya A ini juga tidak tahu kalau anaknya hamil. Dia diantar ke puskesmas katanya mau periksa kesehatan, karena haidnya tidak lancar,” ujar Dodi Pratama.

Hingga usia kehamilannya yang sudah menginjak 7 bulan, A yang baru berusia 18 tahun ini masih merahasiakan kondisi itu kepada orang tuanya. Ketika di Puskesmas, A pamit mau ke toilet untuk buang air. Tanpa sepengetahuan ibunya maupun para pengunjung dan petugas medis Puskesmas, ternyata A melahirkan bayi di dalam toilet itu.

Selain bayi yang sudah tergeletak di dalam bak air, tali pusar bayi itu dibuang di lubang saluran air pembuangan. Darah sisa melahirkan juga terlihat tercecer di dalam ruang toilet itu.

Dari pemeriksaan yang dilakukan anggota INAFIS (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) di lokasi kejadian, berhasil diketahui siapa ibu kandung dari mayat bayi itu.

“Kami jemput ibu bayi itu di rumahnya, dan sekarang masih dalam perawatan di salah satu rumah sakit di Sorong, karena kondisi fisiknya yang masih lemah,” kata Dodi.

Dari pengakuan A, bayi yang baru dilahirkan itu adalah akibat dari hubungan diluar nikah dengan pacarnya. Dia nekat membuang bayi itu ke bak air toilet Puskesmas, karena malu. Proses kelahiran bayi itu, kata A, butuh waktu sekitar 30 menit, mulai pukul 10.15 WIT.

Dijelaskan Dodi polisi masih akan mendalami kasus tersebut, apakah bayi itu sengaja dibunuh ketika sudah lahir dalam keadaan hidup, atau memang dilahirkan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Jika memang ada unsur kesengajaan membunuh, pasalnya adalah 341 KUHP,” tandasnya.

Sementara terkait bapak biologis dari bayi itu, polisi masih melakukan pendalaman. Pacar A yang disebut-sebut sebagai bapak dari bayi itu, sudah tiga bulan ini berada di Jakarta. Hubungan asmara dengan pacarnya itu, kata A, sudah berjalan selama satu tahun.

Untuk ayah biologis dari bayi ini, kata Dodi, ada kemungkinan terjerat kasus persetubuhan anak di bawah umur. Sebab, dilihat dari usia A yang saat ini baru menginjak 18 tahun, praktis persetubuhan itu dilakukan ketika usia A masih 17 tahun.

“Kita hitung mundur ke belakang dari usia kehamilannya yang saat melahirkan kemarin, baru berumur 7 bulan,” terang Dodi. **

Berita lain untuk anda

MAXstream Rilis “Merindu Cahaya de Amstel”, Film Mengenai Cinta dan Religi

 400 total views (dibaca)  400 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Telkomsel melalui MAXstream menegaskan komitmennya untuk terus…

Ketua PAC PDIP Sorong Kepulauan Penuhi Panggilan Polisi

 425 total views (dibaca)  425 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Jhoni Resubun (JR), Ketua Pengurus Anak…

Peringati HKN, Dinkes Merauke Adakan Vaksinasi Covid-19

 400 total views (dibaca)  400 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional tahun…

DPD PDIP Curiga Ada Upaya Jatuhkan Kredibilitas Gubernur Maluku

 419 total views (dibaca)  419 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Provinsi…

Sekwan: Belum Ada Rencana Tutup Sementara Kantor DPRD Maluku

 422 total views (dibaca)  422 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Sekretaris DPRD Provinsi Maluku, Bodewin Wattimena…

Tekan Penyebaran Virus Corona, Jalur Lintas Batas RI-PNG Di Merauke Resmi Ditutup

 486 total views (dibaca)  486 total views (dibaca) Merauke, TN – Guna menekan penyebaran virus corona atau…

Ekonomi Maluku Triwulan I-2022 Sebesar -2,62 Persen

 611 total views (dibaca)  611 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Perekonomian Maluku berdasarkan besaran Produk Domestik…

Pemkab Merauke Akan Berlakukan Pembatasan Sosial

 398 total views (dibaca)  398 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Pemerintah Kabupaten Merauke, Papua akan memberlakukan…

Louhenapessy: Pesparawi Jaga Brand Ambon Kota Musik

 446 total views (dibaca)  446 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Lembaga Pembinaan Pesparawi (LPP) Kota Ambon…

Palu Pengesahaan UU PPS akan Disambut Pawai Akbar di Merauke

 3,124 total views (dibaca)  3,124 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Pawai akbar mengelilingi Kota Merauke akan…