Ketua Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP KPK) Komisi Cabang Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jhon Solmeda. Foto-Ist/TN

 1,116 total views (dibaca)

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Mantan Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Petrus Fatolon kembali dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) atas kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor).

Petrus Fatlolon dilaporkan oleh Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP KPK) Komisi Cabang Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Ketua LP KPK Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jhon Solmeda membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, laporan tersebut dialamatkan langsung kepada Ketua KPK RI dan sudah diterima petugas tanggal 21 Maret 2022. Ini dibuktikan dengan tanda terima laporan.

“Pada kesempatan ini perlu saya luruskan, bahwa materi laporan tersebut bukan terkait persoalan baru, namun terkait persoalan-persoalan yang sebelumnya sudah kami laporkan ke aparat penegak hukum, baik di daerah maupun di pusat, bahkan ke KPK RI. Hanya saja, laporan terakhir ini kami lebih fokus pada pembobotan dan tambahan alat bukti saja,” ungkap Solmeda saat dihubungi dari Ambon, Selasa (14/6/2022).

Namun demikian, Solmeda enggan menjelaskan secara rinci, kasus dugaan tipikor apa saja yang dilaporkan ke KPK.

Pihaknya, lanjut dia, hanya fokus pada sejumlah proyek tahun anggaran 2018 hingga 2020, yang hingga saat kini tak kunjung diselesaikan alias mangkrak. Bahkan, menyisakan hutang material dan upah kerja yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.

“Lembaga kami bersama tim hukum telah melakukan berbagai kajian dan analisa. San sudah ada pada kesimpulan, bahwa hampir dipastikan mantan Bupati Petrus Fatlolon adalah pemilik saham terbesar atas perusahaan-perusahaan yang diduga fiktif, yang menyapu bersih APBD KKT sejak tahun 2018 hingga tahun 2020, yang kemudian melahirkan permasalahan sosial di masyarakat hingga saat ini,” tegas Solmeda.

Dia menyayangkan, karena ada beberapa perusahaan yang telah diberi rapor merah, namun masih dipercayakan untuk mengerjakan sejumlah proyek fisik di tahun anggaran berikutnya.

Bukan saja itu, pekerjaan yang dilakukan perusahaan-perusahaan itu disinyalir telah menyeleweng dari perjanjian maupun kontrak kerja dengan pemerintah kabupaten setempat.

“Alasan lain adalah, dinas teknis terlihat begitu lemah dalam mengintervensi para kontraktor, sekalipun telah banyak membuat pelanggaran dan lalai terhadap kesepakatan kontrak kerja,” tegas Solmeda.

Untuk itu Solmeda berharap, dengan diterimanya laporan yang dilayangkan pihaknya, maka KPK RI bisa segera melakukan proses penyelidikan dan penyidikan. Hal ini perlu dilakukan, untuk mengantisipasi pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab menghilangkan barang bukti, lantaran kasus-kasus dimaksud sudah terjadi sejak lama.

“Saya menghimbau kepada aparat penegak hukum di daerah ini, agar tidak tebang pilih dalam penanganan kasus-kasus korupsi di KKT. Pada prinsipnya saya patut memberikan apresiasi terhadap kerja keras aparat penegak hukum di daerah ini, baik itu kejaksaan maupun kepolisian,” ujar dia.

“Namun sedikit koreksi saja, bahwa jangan hanya fokus pada kasus-kasus kecil dengan nilai kerugian negara mencapai puluhan hingga ratusan juta saja. Namun terhadap kasus-kasus besar yang merugikan negara hingga puluhan miliar rupiah ini terkesan diabaikan. Padahal, bukan hanya merugikan negara, namun juga sangat menyengsarakan masyarakat,” tandas Solmeda.

Berita lain untuk anda

Prajurit Marinir Diterjunkan ke NTT, Jaga Dua Pulau Terluar

 517 total views (dibaca)  517 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Setelah berlayar selama kurang lebih dua…

Buntut Tewasnya Tahanan, Anggota Tahti Polres Sorong Kota Bakal Diperiksa

 464 total views (dibaca)  464 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto…

Rincian Penggunaan Anggaran Covid-19 Belum Dimasukan Tiga SKPD Ini

 488 total views (dibaca)  488 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, TERNATE – Hingga saat ini, rincian penggunaan anggaran…

Gubernur Kaltim Tinjau Penanganan Tanah Longsor di Dua Lokasi Ini

 416 total views (dibaca)  416 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SAMARINDA – Menutup rangkaian kunjungan kerjanya ke Kutai…

Lewerissa: Porsi Terbesar Bantuan CSR Dari BUMN Untuk Renovasi Rumah Ibadah

 443 total views (dibaca)  443 total views (dibaca) Ambon, TN – Anggota Komisi VI DPR RI, Hendrik…

Petugas Kesehatan di Sulsel Diminta Dampingi Ibu Hamil

 406 total views (dibaca)  406 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman…

Teken Pernyataan Sikap Dukung AHY, AFU : Saya Yakin Pak Jokowi Orangnya Bijaksana dan Konsisten

 485 total views (dibaca)  485 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT- Dewan Pimpinan (DPD) dan Dewan Pimpinan…

Perilaku Merokok Cenderung Meningkat Di Masa Pandemi COVID-19

 489 total views (dibaca)  489 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SORONG -Dimasa pandemi Covid-19 kebijakan pemerintah untuk  membatasi…

Pemkot Ambon Tak Intervensi Peran Saniri

 495 total views (dibaca)  495 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Beberapa desa dan negeri adat di…

Bappeda Litbang Merauke Selenggarakan FGD II Penyusunan Masterplan Kesehatan

 537 total views (dibaca)  537 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan…