Ketua tim percepatan pemekaran Provinsi Papua Barat Daya, Drs. Ec. Lambert Jitmau, M.M. (Foto: Mega/TN)

 502 total views (dibaca)

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Drs Ec. Lambert Jitmau , M.M, akan mengembalikan Surat Keputusan (SK) kepada Gubernur Papua Barat, Dominggus mandacan yang diberikan kepada dirinya dan kepala daerah se-Sorong raya untuk menjadi tim percepatan Pemekaran Papua Barat Daya (PBD).

“Minggu depan Saya akan kembalikan SK kepada bapak Gubernur Papua Barat, karena beliau yang memberikan SK itu kepada saya. Karena untuk pemekaran di tanah Papua itu tergantung kepada pemerintah pusat dan Gubernur. Jangan saya sebagai batu sandungan dan orang -orang datang demo ke saya,”ujar Lambert, Jumat (1/4/2022) kepada wartawan.

Kendati demikian, Lambert menegaskan bahwa perjuangan untuk memekarkan Papua Barat Daya akan terus berjalan seiring dengan adanya revisi Undang-Undang Otonomi Khusus (U Otsus) nomor 21 yang berubah menjadi nomor 2 tahun 2021 yang mempertegas rencana pemekaran wilayah.

“Katanya ada 3-4 Provinsi tapi yang lain adalah kewenangan pemerintah pusat yang menentukan itu. Tapi kalau Papua Barat Daya memang betul-betuk murni dari rakyat dan kami juga merasa kuat, karena ada Gubernur memberikan rekomendasi kepada kami. Sudah hampi 4 tahun SK diberikan kepada kami tapi beliau tidak pernah memberikan dukungan dalam bentuk apapun. Finansial saja tidak pernah diberikan kepada kami,”bebernya.

Seharusnya, sambung Lambert, Gubernur sebagai pejabat pemerintah pusat yang diperbantukan di daerah itu memfasilitasi tim bertemu dengan Presiden dan menteri terka,it untuk menindaklanjuti perkembangan pemekaran provinsi Papua Barat Daya.

“Jangankan itu sejak beliau kampanye di periode pertama di Sorong raya ini dia kampanye berapi-api dan bilang bila masyarakat Sorong Raya memilih beliau pasti beliau hadir untuk memekarkan Papua Barat Daya. Tapi realisasinya sampai hari ini belum ada,”ujarnya.

Di sisi lain, Lambert melihat gerakan penolakan pemekaran Papua Barat Daya semakin tinggi yang terjadi antara dua blok. Ia merasa, SK Gubernur yang diberikan kepadanya untuk menjadi ketua Tim membuatnya terus menjadi sasaran massa aksi yang menolak pemekaran Provinsi Papua Barat Daya.

“Saya dicaci-maki dan diolok segala macam. Padahal ada Bupati dan lain-lain kenapa tidak didemo. Kenapa bukan demo Gubernur. Apakah ini skenario yang dimainkan?. Padahal pak Gubernur itu sebagai pejabat pemerintah pusat yang diperbantukan ke daerah. Beliau bisa menyambung ke pejabat pemerintah ke pusat bahkan Presiden sekalipun. Sedangkan kami tidak boleh melangkahi itu karena ada etika pemerintahan,”jelasnya.

“Jadi saya pikir-pikir lebih baik saya tenang saja, apapun keputusannya saya mendukung. Tapi SK Gubernur yang diberikan kepada saya sebagai ketua tim dan teman-teman kepala daerah minggu depan saya kembalikan. Biar saya polos,”sambungnya.

Berita lain untuk anda

Antisipasi Gejolak Pilkada, Satuan Polri dan TNI di Papua Disiagakan

 419 total views (dibaca)  419 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol…

Jaringan Belum Pulih, CPNS IPDN Angkatan XXVIII Ujian Online di Alfa Rental

 2,254 total views (dibaca)  2,254 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Ujian online Pendidikan dan Pelatihan Dasar…

Sempat Terjadi Perdebatan, Akhirnya Jenazah UD Dimakamkan Dengan Protap C-19

 61 total views (dibaca) Kontroversi Sakit Lambung dan Vonis #Covid-19

Galery ATM Center Bank Sulselbar Diresmikan

 415 total views (dibaca)  415 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah meresmikan…

Biaya Pengurusan Surat Kesehatan Sudah Ditentukan Dalam Perda

 435 total views (dibaca)  435 total views (dibaca) Merauke, TN – Dalam mengurus surat keterangan kesehatan di…

Semua Akses Pintu Masuk Papua Resmi Ditutup

 427 total views (dibaca)  427 total views (dibaca) Jayapura, TN – Pemerintah Provinsi Papua secara resmi mengambil…

Tembus 67 Kasus, Dua Kabupaten Ini Masuk Zona Merah Papua

 423 total views (dibaca)  423 total views (dibaca) Jayapura, TN – ¬†Daerah merah penularan C-19 di Provinsi…

Taman Budaya Buttu Ciping Mulai Dibangun

 393 total views (dibaca)  393 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MAMUJU – Proses pembangunan Taman Budaya di Buttu…

Adli Food Berkolaborasi Melakukan Pelatihan Peningkatan Nilai Pangan Lokal

 434 total views (dibaca)  434 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Adli Food, Kelompok Wanita Tani (KWT)…

Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,75 Persen

 419 total views (dibaca)  419 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga…