Tim Pengacara Kantor Hukum Iriani, SH, MH dan Rekan. Foto Hizkia/TN

 3,371 total views (dibaca)

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Kantor pengacara Iriani, SH,.MH dan rekan mengecam setiap bentuk kekerasan dalam rumah tanggal (KDRT) yang belakangan ini marak terjadi di wilayah hukum Sorong dan sekitarnya secara terus menerus.

Hal ini dikatakan Ketua Tim Pengacara Kantor Hukum Iriani, SH, MH dan Rekan saat di temui di pengadilan negeri sorong Selasa, (28/06/2022). Kepada media ini, pengacara berparas cantik ini menjelaskan bahwa kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi terhadap perempuan dan anak lagi marak-maraknya terjadi belakangan ini.

“Kekerasan terhadap perempuan dan anak saat ini lagi marak-maraknya, jadi pada dasarnya biasanya terjadi dalam rumah tangga, perempuan itu biasanya kalau terjadi perselisihan, mereka selalu memilih diam saja,” ujar Iriani.

Iriani menilai diamnya perempuan disaat mengalami kekerasan sebenarnya terjadi karena mereka belum sadar akan hukum terhadap permasalahan yang dihadapinya. Padahal saat terjadi kekerasan terhadap dirinya bisa saja meminta perlindungan hukum kepada tetangga yang berada disekitarnya. Sebab menurutnya tetangga juga berperan penting dalam melindungi kita dan juga bisa ikut melaporkan kekerasan yang terjadi kepada pihak yang berwajib.

“mereka sebenarnya belum sadar dan belum paham tentang hukum, padahal ketika kekerasan ini terjadi mereka bisa saja meminta perlindungan, perlindungan bukan saja dari hukum saja, ke kantor polisi, atau kemana..? tetapi ada orang dekat disekitar kita, termasuk tetangga kita sebenarnya sangat berperan penting ketika terjadi permasalahan kekerasan terhadap perempuan dan anak mereka sebenarnya bisa membantu melindungi atau juga melaporkan,” ungkapnya.

Ditambahkannya, kekerasan yang sering terjadi terhadap perempuan dan anak biasanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT Red) terjadi dalam urusan rumah tangga antara suami dan istri itu sendiri.

“Jadi terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak ini biasanya masalah penganiayaan KDRT dan juga secara verbal, tekanan phisikis biasanya terjadi dalam masalah rumah tangga, hubungan suami istri,” terangnya.

Sebagai pengacara yang sering menangani permasalahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, Iriani menghimbau kepada semua warga masyarakat yang berada di wilayah hukum Sorong dan sekitarnya agar berperan aktif untuk memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak bila terjadi hal serupa di sekitarnya, bahkan membantu korban kekerasan untuk melaporkan kepada polisi terdekat untuk mendapat perlindungan.

“Saya himbau kepada masyarakat jika terjadi hal-hal seperti ini (KDRT Red) ) di sekitar kita bahwa memang ada kekerasan yang terjadi terhadap perempuan dan anak, mari kita sama-sama kita berperan aktif, kita membantu melindungi, kekerasan itu memang betul-betul tidak bisa ditolelir lagi baiknya kita ambil langkah untuk melindungi kemudian kita ambil langka untuk melaporkan kepada pihak yang berwajib, Karena hal-hal seperti ini sangat krusial sekali, kita tidak boleh membiarkan ini (KDRT Red) terjadi di lingkungan kita,” tegasnya.

Didalam rumah tangga ketika hal seperti ini terus terjadi kekerasan antara suami istri tidak ada lagi kebaikan-kebaikan sebaiknya itu saya lebih memilih ke perceraian, tetapi perceraian ini selain dibenci oleh tuhan, anak-anak menjadi korban.

“Apabila terjadi kekerasan secara terus menerus kemudian daripada nanti timbul tindak pidana atau penderitaan phisikis yang berkepanjangan memang alangkah baiknya solusi terbaik itu, berpisah itu lebih baik, daripada nanti terjadi kekerasan yang berkelanjutan, terjadi pembunuhan atau penganiayaan yang bersifat keras yang nanti akan diderita oleh perempuan dan anak,” tutup Iriani.

Berita lain untuk anda

Satgas TMMD ke-110 Kodim 1802/Sorong Gelar Pengobatan Gratis

 660 total views (dibaca)  660 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat tentang…

Home Industri Sebagai Persiapan OAP Menyambut Provinsi Papua Selatan

 693 total views (dibaca)  693 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Kegiatan Home Industri di Polres Merauke…

Kunto Adi Setiawan Jabat Danyon Raider 755/Yalet/20/3 Kostrad

 9,566 total views (dibaca)  9,566 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Danbrigif Raider 20/IJK/3 Kostrad Letkol Inf…

Masyarakat Vyer Terhibur Nonton Bareng Bersama Satgas TMMD ke-113

 4,580 total views (dibaca)  4,580 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Kegiatan nonfisik berupa nonton bareng bersama…

Produk Lokal Masyarakat Raja Ampat Hiasi Festival Suling Tambur di Wejim

 809 total views (dibaca)  809 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT- Kerajinan tangan berupa produk lokal khas…

Insentif Covid-19 Bagi Tenaga Medis RSUD Merauke Akan Dibayar

 632 total views (dibaca)  632 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Wakil Bupati Merauke, H. Riduwan menjanjikan…

Polres Merauke Ungkap Kasus Perlindungan Anak

 716 total views (dibaca)  716 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji,…

Warga Kaltim Diminta Hati-hati Dengan Penipuan Pengadaan Lahan IKN

 708 total views (dibaca)  708 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SAMARINDA – Kasus penipuan berpotensi kembali terjadi di…

Dirut PDAM Ternate Belum Dicopot, Ini Alasannya

 659 total views (dibaca)  659 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, TERNATE – Belum adanya putusan yang bersifat inkrah,…

Hadiri Natal SMPN 2 Merauke, Romanus Mbaraka Berikan Motivasi Belajar

 697 total views (dibaca)  697 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Hadir dalam ibadah Natal bersama di…