Koordinator Wilayah (Korwil) Ikatan Jurnalis Tv Indonesia (IJTI) Wilayah Maluku Papua, Chanry Suripatty.

 991 total views (dibaca)

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Koordinator Wilayah (Korwil) Ikatan Jurnalis Tv Indonesia (IJTI) Wilayah Maluku Papua, Chanry Suripatty meminta Jurnalis Televisi di wilayah Sorong Raya untuk dapat berhati-hati dalam meliput dan memberitakan kasus dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan oleh salah seorang oknum Advokad di kota Sorong belum lama ini.

Kasus dugaan penistaan agama tersebut dilakukan oleh oknum Advokad tersebut melakukan orasi memprotes pemindahan enam tersangka kasus penyerangan Pos Koramil Kisor ke Makassar oleh pihak Kejaksaan Negeri Sorong untuk di sidangkan di wilayah itu.

Menurut Chanry, dalam kasus dugaan penistaan agama tersebut, hendak nya para Jurnalis khususnya Jurnalis Televisi untuk lebih berhati-hati dalam peliputan dan pemberitaan atas kasus tersebut.

“Saya pikir semua (rekan-rekan) Jurnalis sudah memahami UU Pers dan Etika Jurnalistik, semua perlu kehati-hatian dan tetap profesional di dalam memberitakan kasus tersebut,” ungkap Chanry yang juga Ketua Ikatan Jurnalis Tv Indonesia Pengurus Daerah Papua Barat tersebut.

Menurut Chanry dalam kasus ini, jurnalis maupun media massa sangat wajib mengedepankan jurnalisme damai yang berujung pada solusi.

” Jurnalisme Damai sangat penting yah, agar output nya media massa bisa menawarkan solusi terhadap persoalan-persoalan keagamaan, bukan malah menimbulkan masalah,” Tegas pria yang pernah mengikuti konferensi Jurnalis Asia yang membahas peliputan isu-isu agama tersebut.

Menurut Chanry, Kota Sorong yang merupakan salah satu kota dengan kemajemukan yang masyakaratnya sangat menghargai toleransi harus ada pemberitaan media massa yang menyejukkan.

” Kita sama-sama jaga Kota Sorong tercinta, kita semua menghargai perbedaan. Ini kota majemuk yang masyakaratnya sangat tinggi tingkat Toleransinya dan untuk itu media harus tetap memberikan pemberitaan yang sejuk dan mengedukasi masyarakat. Tugas kita cukup sampai pada bagian pemberitaan saja. Kita tidak perlu jauh keluar. Sudah ada saudara-saudara kita yang melapornya ke Pihak Kepolisian,” Ungkap pria berdarah Maluku kelahiran Jayapura tersebut.

Lanjut Chanry, dirinya berharap selain adanya UU PERS dan Kode Etik Jurnalistik, para jurnalis juga harus dapat melihat kembali 10 Elemen Jurnalisme menurut Bill Kovach dan Tom Rosenstiel dimana dalam 10 elemen jurnalisme tersebut khususnya pada Poin 1, 2, 3,4, 8 dan 9.

Dimana dalam poin pertama 10 Elemen Jurnalisme menurut Chanry adalah Tugas utama praktisi jurnalisme adalah memberitakan kebenaran. Kebenaran yang dimaksud bukan perdebatan filsafat atau agama, tapi kebenaran fungsional yang sehari-hari diperlukan masyarakat.

Poin kedua menurut Chanry adalah Loyalitas utama wartawan pada masyarakat, bukan pada perusahaan tempatnya bekerja, pembaca, atau pengiklan. Wartawan harus berpihak pada kepentingan umum.

Pada poin ketiga disebutkan Esensi jurnalisme adalah verifikasi, memastikan bahwa data dan fakta yang digunakan sebagai dasar penulisan bukan fiksi, bukan khayalan, tetapi berdasarkan fakta dan pernyataan narasumber di lapangan.

Poin empat, Wartawan harus independen, artinya tak masalah untuk menulis apapun (baik/buruk) tentang seseorang sepanjang sesuai dengan temuan/fakta yang dimilikinya. Independensi harus dijunjung tinggi di atas identitas lain seorang wartawan.

Poin ke delapan Berita harus proporsional dan komprehensif. Pemilihan berita sangat subjektif. Justru karena subjektif wartawan harus ingat agar proporsional dalam menyajikan berita. Ibarat sebuah peta, ada detail suatu blok, tapi juga gambaran lengkap sebuah kota.

Pada poin ke 9 Chanry meminta wartawan untuk Mendengarkan hati nurani. Dan pada poin sepuluh dimana Hak dan Kewajiban terhadap Berita. Menurut Chanry Kita sedang berada dalam Revolusi Komunikasi. Jurnalisme bukan sekedar informasi. Demokrasi dan jurnalisme lahir bersama-sama dan mereka juga akan jatuh bersama-sama.

Berita lain untuk anda

Gubernur Papua Barat Resmi Lantik 3 Kepala Daerah

 1,065 total views (dibaca)  1,065 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,MANOKWARI- Mentri dalam negeri melalui Gubernur Papua Barat Drs…

Begini Klarifikasi Bawaslu Kabsor Soal Dugaan Mark Up Penyewaan Gedung

 1,022 total views (dibaca)  1,022 total views (dibaca) Sorong, TN – Didampingi Nurjiantoro, Koordinator Divisi Pengawasan dan…

Menhan RI Beri Kuliah Umum Bagi Mahasiswa UKI Toraja

 975 total views (dibaca)  975 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan “Danny”…

Hujan Deras, Sejumlah Kawasan Di Kota Sorong Tergenang Banjir

 956 total views (dibaca)  956 total views (dibaca) TEROPONGNEWS. COM, SORONG- Hujan deras yang mengguyur sejak Rabu…

Ada Sejumlah Masalah, Masyarakat Desa Lelang Harap Ada Perhatian Pemerintah

 1,052 total views (dibaca)  1,052 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Masyarakat Kecamatan Mdona Hyera yang tinggal…

Kuasa Hukum Ungkap Fakta Persidangan Kasus Perluasan Jaringan Raja Ampat

 2,299 total views (dibaca)  2,299 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Jatir Yuda Marau, S.H.CLA selalu Penasehat Hukum…

Bappeda Litbang Merauke Selenggarakan FGD II Penyusunan Masterplan Kesehatan

 1,097 total views (dibaca)  1,097 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan…

Pembangunan Sekolah Berstandar Internasional di Makassar Memasuki Tahap Perencanaan

 962 total views (dibaca)  962 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Pembangunan sekolah berstandar Internasional memasuki tahap…

Gubernur Papua Barat Ajak Masyarakat Siapkan Diri Menuju New Normal

 901 total views (dibaca)  901 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SORONG- Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan, menghadiri…

Kuota Penerimaan CPNS 2021, Kabupaten Merauke Utamakan Honor Daerah

 1,006 total views (dibaca)  1,006 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Penjabat Sekertaris Daerah Kabupaten Merauke, Ruslan…