PLT Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman. Foto-Ist/TN

 2,620 kali dilihat

TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) akan melakukan pengawasan ketat, terkait harga tes Real Time Polymerase Chain Reaction atau RT-PCR yang telah diturunkan pemerintah pusat menjadi Rp 275 ribu untuk daerah Jawa-Bali. Dan luar Jawa-Bali harganya menjadi Rp300 ribu, agar semuanya berjalan sesuai ketentuan.

PLT Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman berjanji, akan menindaklanjuti surat edaran dari kementerian kesehatan terkait penurunan harga tes PCR ini.

“Kita akan tindaklanjuti. Kita lihat setelah ada laporan kalau misalnya ada yang menaikkan harga di luar ketentuan, kemudian akan dilakukan operasi dan pengawasan di lapangan,” tegas Andi Sudirman kepada wartawan, di Makassar, Senin (1/11/2021).

Ia menyebutkan, pengawasan akan dilakukan secara menyeluruh baik klinik milik swasta maupun pemerintah.

“Kita operasi, melihat ini, karena banyak, ada swasta juga. Kalau negeri kami yakin sesuai aturan,”kata Andi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kementerian Kesehatan RI, Prof dr Abdul Kadir mengatakan, untuk pengawasan harga tes PCR ini telah didelegasikan ke pemerintah provinsi dan kabupaten/kota melalui dinas kesehatan.

“Pengawasan itu kita delegasikan kepada dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota se-Sulsel termasuk pemberian sanksi, Dan itu sudah ada surat edaran,” ujar dia.

Ia menjelaskan dalam surat edaran sudah sangat jelas, apa bila tidak mengikuti, maka akan diberikan sanksi hingga pada penutupan klinik.

“Terus terang sudah ada surat edaran bila mana masih ada laboratorium tidak mengikuti aturan itu, maka aplikasi peduli lindungi bisa dicabut, karena memang secara general sudah sangat jelas batas tarif tertinggi tes PCR Rp 275 ribu untuk Jawa Bali dan Rp 300 ribu untuk diluar Jawa Bali dengan keaktifan 1 kali 24 jam,” jelasnya.

Prof dr Abdul Kadir lebih jauh mengaku, sanksi berat akan diberikan bagi klinik atau laboratorium yang tidak mengikuti surat edaran itu

“Harga tes PCR ini sangat dinamis dan bisa turun lagi yang jelas yang tidak mengikuti surat edaran maka sanksi bisa diberikan mulai sanksi teguran lisan, tulisan dan pencabutan izin operasional dan penutupan klinik atau laboratorium,” pungkasnya.

Diketahui, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK02.02/1/3843/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Didalam SE itu disebutkan, bahwa tarif tes Covid-19 jenis RT-PCR terbaru ini berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan secara mandiri atau atas permintaan sendiri di laboratorium maupun rumah sakit.

Adapun biaya tes RT-PCR yang telah di tetapkan yaitu sebesar Rp 275.000, khusus Pulau Jawa-Bali. Sementara di luar Pulau Jawa-Bali Rp 300.000. Tarif terbaru tes RT-PCR itu berlaku sejak diterbitkannya surat edaran pada 27 Oktober 2021.

Berita lain untuk anda

Pemkot Ambon Gelar Sosialisasi Peraturan Pilkades Serentak

 2,668 kali dilihat 2,668 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, melalui Bagian Tata…

Mufakat, Sholat Idul Adha 1443 H di Kota Sorong Dilaksanakan pada Sabtu 9 Juli 2022

 5,677 kali dilihat 5,677 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, SORONG– Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Sorong mengeluarkan maklumat…

Kehadiran Balai BPPAP Mendag RI Diapresiasi Pemprov Sulsel

 1,933 kali dilihat 1,933 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengapresiasi kehadiran…

Ribuan Nakes di Kendari Sudah Divaksin

 2,447 kali dilihat 2,447 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, KENDARI – Dinas Kesehatan Kota Kendari mengelar pertemuan sosial…

Komitmen Penanganan Covid – 19, Pemkab Jayapura Terima Penghargaan dari KPID Papua

 2,500 kali dilihat 2,500 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, SENTANI – Berkomitmen dalam Penanganan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Jayapura…

Setelah Dilatih, Remaja Putri Asmat Mampu Membuat Kancing Batok Kelapa

 2,489 kali dilihat 2,489 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Mengerjakan pekerjaan yang harusnya dikerjakan oleh kaum…

Anggota DPR RI dan KLHK Tinjau Kebun Bibit Desa di Batu Merah

 2,511 kali dilihat 2,511 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Anggota Komisi IV DPR RI, Saadiah Uluputty…

Bangunan Rumah di Kampung Okor Mulai Dikerjakan Personil TMMD Ke-112

 2,515 kali dilihat 2,515 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Kegiatan Pra TMMD Ke-112 Kodim 1707/Merauke Tahun…

Banyak Permintaan, Harga Komoditas Perkebunan di Ternate Merangkak Naik

 2,511 kali dilihat 2,511 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, TERNATE – Tingginya permintaan hasil bumi di Ternate dari…

PMK2 Menuju Jilid II, Refideso Ajak Rakyat Teluk Bintuni Coblos Nomor 2

 2,643 kali dilihat 2,643 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM,BINTUNI– Tokoh Intelektual Kabupaten Teluk Bintuni, Drs Sahaji Refideso optimis…