Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Ruslan Hurasan. Foto-Ist/TN

 2,067 kali dilihat

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Rencana Pemerintah Pusat (Pempus) untuk menaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar dikritik DPRD Provinsi Maluku. Bagi DPRD, opsi menaikkan harga BBM subsidi dinilai bukanlah pilihan yang tepat dan bijak saat ini.

“Saya menilai, menaikkan harga BBM subsidi saat ini tidak tepat. Karena itu, kami tentu meminta pemerintah, agar tidak menaikkan harga BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar yang paling banyak dibutuhkan masyarakat terutama kalangan menengah ke bawah,” ujar Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Ruslan Hurasan kepada wartawan, di Ambon, Jumat (26/8/2022).

Pemerintah, menurut dia, sebaiknya lebih memperketat pengawasan, terutama saat distribusi di tingkat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), agar tidak terjadi pembelian BBM bersubsidi oleh mobil mewah, sehingga menyengsarakan masyarakat menengah ke bawah.

“Lebih baik pemerintah memperketat pengawasan, bukannya menaikkan harga BBM bersubsidi. Kami tegas menolak kebijakan pemerintah pusat tersebut,” tegas Hurasan.

Masih menurut Hurasan, jika pembatasan BBM bersubsidi dikombinasikan dengan pengawasan yang ketat, maka efisiensi penggunaan BBM bersubsidi akan semakin maksimal.

Dia mengaku kesal, karena Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sepertinya tidak memiliki kemampuan untuk mengawasi hal-hal yang bersifat teknis di lapangan.

“Saya kira ini harus tegas diatur, sehingga BBM yang bersubsidi harus dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan, bukan untuk kelompok masyarakat yang berkategori mampu,” pungkas dia.

Untuk itu Hurasan berharap, pemerintah daerah segera mengatur dengan baik penyaluran BBM bersubsidi, agar peruntukannya tepat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Keluhan ini juga disampaikan oleh sopir angkot, bagaimana mereka mengantri BBM bersubsidi dengan kelompok masyarakat yang yang kemampuannya pendapatan di atas rata-rata,” ungkap dia.

Dikatakan, kondisi ekonomi masyarakat yang belum pulih bisa menyebabkan dampak yang jauh lebih serius ketika BBM dinaikkan.

“Tidak baik kondisi saat ini (pemerintah) menaikkan harga BBM. Rakyat belum pulih secara ekonomi. Lalu kalau pemerintah menaikan BBM pasti ekonomi rakyat yang baru membaik tersebut akan jatuh lagi. Pada akhirnya ekonomi semakin berat,” kata Hurasan.

Menurutnya, jika kenaikan BBM benar dilakukan, maka akibatnya sejumlah proyeksi ekonomi akan terdistorsi cukup dalam.

“Kalau ekonomi berat maka transaksi/perdagangan akan terkontraksi. Kalau kontraksi maka target ekonomi akan tidak tercapai. Kalau target tidak tercapai, maka penerimaan negara akan turun (tidak tercapai pula). Sehingga ini menjadikan kenaikan BBM menjadi sia-sia belaka. Bisa dikatakan upaya yang sia-sia,” tandas Hurasan.

Untuk diketahui, tanpa adanya upaya pembatasan distribusi BBM bersubsidi yang tepat sasaran, diperkirakan kuota BBM akan habis di bulan Oktober 2022. Sampai akhir tahun 2022 diperkirakan kebutuhan Pertalite mencapai 29 juta kilo liter, padahal kuota Pertalite 23 juta kilo liter.

Berita lain untuk anda

Belasan Paket Kegiatan Pemprov Kaltara Diumumkan di LPSE

 2,619 kali dilihat 2,619 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, TANJUNG SELOR – Pertengahan Januari 2021, sebanyak 43 paket…

8 Kelompok Usaha di Kampung Mutus Jadi Prioritas Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan

 2,679 kali dilihat 2,679 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT- Yayasan Pusat Informasi Lingkungan Indonesia (PILI) mitra…

Prajurit TNI AL dan Masyarakat Bersih-bersih Pantai Sambut Hari Armada

 2,686 kali dilihat 2,686 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Sebanyak 300 prajurit TNI Angkatan Laut (AL) dari…

Memahami Tupoksi akan Mempengaruhi Hasil Kerja

 2,508 kali dilihat 2,508 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Para kepala dinas, kepala distrik dan lurah…

DPRD Curiga Pemprov Sengaja Ulur Waktu Untuk Serahkan RAPBD 2021

 2,727 kali dilihat 2,727 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, AMBON – DPRD Provinsi Maluku curiga, jika Pemerintah Provinsi…

Pemerhati THM. S. Tete Marthadilaga : Sudah Tepat Diskotik Golden Crown PTUN-kan Pemprov DKI

 2,649 kali dilihat 2,649 kali dilihat JAKARTA – Pemerhati Tempat Hiburan Malam (THM), S. Tete Marthadilaga,…

Libatkan Ribuan Orang Saat Senam Sicita, PDIP Pecahkan Rekor MURI

 3,931 kali dilihat 3,931 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar senam…

Gubernur Maluku Bertindak Sebagai Inspektur Upacara HUT RI ke-75

 2,705 kali dilihat 2,705 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Gubernur Maluku, Murad Ismail bertindak sebagai Inspektur…

KNPB Tegaskan Pengibaran Bintang Fajar Ada Waktunya

 3,872 kali dilihat 3,872 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MANOKWARI– Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Mnukwar menegaskan…

Angka Kesembuhan di Kaltim Meningkat

 2,645 kali dilihat 2,645 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, SAMARINDA – Peningkatan terkonfirmasi positif Covid-19 di Benua Etam…