Saline intravenous (iv) drip in a Children’s patient hand

 3,939 total views (dibaca)

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Masyarakat saat ini menyoroti kasus gagal ginjal akut yang menyerang anak-anak. Gagal ginjal akut ini menyerang anak usia 6 bulan-18 tahun, kasus ini terjadi peningkatan terutama dalam dua bulan terakhir. 

Per tanggal 18 Oktober 2022 sebanyak 189 kasus telah dilaporkan, paling banyak didominasi usia 1-5 tahun.

Tercatat 49 anak di seluruh Indonesia meninggal dunia akibat penyakit yang kemudian dinamai gangguan ginjal akut progresif atipikal.

Kasus kematian terbanyak ada di Jakarta dengan 25 kematian, diikuti 11 kasus di Bali, 1 kasus di NTT, 7 di Sumatera Utara dan 5 kasus kematian di Yogyakarta.

Seiring dengan peningkatan tersebut, Kemenkes meminta orang tua untuk tidak panik, tenang namun selalu waspada. Terutama apabila anak mengalami gejala yang mengarah kepada gagal ginjal akut seperti ada diare, mual ,muntah, demam selama 3-5 hari, batuk, pilek, sering mengantuk serta jumlah air seni/air kecil semakin sedikit bahkan tidak bisa buang air kecil sama sekali.

”Orang tua harus selalu hati-hati, pantau terus kesehatan anak-anak kita, jika anak mengalami keluhan yang mengarah kepada penyakit gagal ginjal akut, sebaiknya segera konsultasikan ke tenaga kesehatan jangan ditunda atau mencari pengobatan sendiri,” kata Plt. Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan dr. Yanti Herman, yang dikutip dalam website resmi Kementerian Kesehatan, Jumat (21/10/2022).

Ia mengingatkan, agar orang tua bisa memastikan bila anak sakit cukupi kebutuhan cairan tubuhnya dengan minum air. Lebih lanjut, gejala lain yang juga perlu diwaspadai orang tua adalah perubahan warna pada urine (pekat atau kecoklatan). 

Bila warna urine berubah dan volume urine berkurang, bahkan tidak ada urine selama 6-8 jam (saat siang hari), orang tua diminta segera membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sampai saat ini kasus gagal ginjal akut pada anak belum diketahui secara pasti penyebabnya, untuk itu pemerintah bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan tim dokter RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) membentuk satu tim yang bertugas untuk mengamati dan menyelidiki kasus gangguan ginjal akut pada anak.

Dari data yang ada gejala yang muncul di awal adalah terkait infeksi saluran cerna yang utama untuk itu Kemkes mengimbau sebagai upaya pencegahan agar orang tua tetap memastikan perilaku hidup bersih dan sehat tetap diterapkan, pastikan cuci tangan tetap diterapkan, makan makanan yang bergizi seimbang, tidak jajan sembarangan, minum air matang dan pastikan imunisasi anak rutin dan lanjuti dilengkapi.

Selain itu, Kemenkes juga telah menerbitkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02./2/I/3305/2022 tentang Tata Laksana dan Managemen Klinis Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) Pada Anak di Fasilitas Pelayanan Kesehatan sebagai bagian peningkatan kewaspadaan.

Surat keputusan ini memuat serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh tenaga medis dan tenaga kesehatan lain dalam melakukan penanganan terhadap pasien gagal ginjal akut sesuai dengan indikasi medis.

”Belajar dari pandemi COVID-19, pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dan kolaborasi dari seluruh pihak sangat diperlukan untuk mencegah agar penyakit ini bisa di cegah sedini mungkin. Karenanya kami mengimbau kepada Dinas Kesehatan, rumah sakit maupun pintu masuk negara agar segera melaporkan apabila ada indikasi kasus yang mengarah kepada gagal ginjal akut maupun penyakit lain yang berpotensi mengalami KLB,” imbuh dr. Yanti.

Berita lain untuk anda

Bahan Bangunan Untuk 20 Unit Rumah Tiba di Kampung Okor

 1,408 total views (dibaca)  1,408 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Bahan bangunan yang akan digunakan untuk…

Peduli COVID-19, Noken Solutions Community Bagi-bagi Sembako di Kauman

 1,493 total views (dibaca)  1,493 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, YOGYAKARTA- Masa pandemi Covid-19 menimbulkan banyak kesulitan ekonomi…

Keluarga Pasien Minta Pihak RSUD Fakfak Bertanggungjawab atas Persoalan ini

 2,151 total views (dibaca)  2,151 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Keluarga Yulius Sanjangga Wouw menuntut pihak…

Empat Kabupaten di Maluku Diminta Segera Laporkan Penyesuaian APBD

 1,451 total views (dibaca)  1,451 total views (dibaca) Ambon, TN – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengancam…

Kanwil Kemenkumham-Dinsos Sulsel Bahas Pembinaan Warga Lapas

 1,496 total views (dibaca)  1,496 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel),…

Personil TNI-Polri Amankan Pembacaan Putusan Sengketa Pilkada di Merauke

 1,520 total views (dibaca)  1,520 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Polres Merauke melakukan pengamanan selama pelaksanaan…

IDI Sampaikan Kondisi Dokter Pada Dua Rumah Sakit di Maluku ke Komisi IV

 557 total views (dibaca)  557 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku,…

Wamendagri Bersama Rombongan Kunker ke Merauke

 1,717 total views (dibaca)  1,717 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI,…

Tahun Ini, Opa Santaclaus Tidak Diijinkan Kunjungi Anak-anak

 1,451 total views (dibaca)  1,451 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Untuk mengantisipasi penyebaran dan penularan Covid-19,…

Pemkot Sorong Siapkan Lahan Untuk Makam Korban Virus Corona

 1,509 total views (dibaca)  1,509 total views (dibaca) Sorong,TN – Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong menyiapkan lahan khusus…