Bakal calon bupati Raja Ampat didampingi bakal calon wakil bupati dan Kapolres Raja Ampat, saat tandatangani Pakta Integritas. Foto Wim/TN.

TEROPONGNEWS COM, SORONG- Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19. Untuk itu, bakal pasangan calon (Bapaslon) peserta Pilkada di kabupaten Raja Ampat melakukan penandatanganan Pakta Integritas pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Pemerintah provinsi Papua Barat bersama Polda Papua Barat dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat mengajak seluruh Bapaslon peserta Pilkada se Papua Barat, termasuk Bapaslon bupati dan wakil bupati Raja Ampat, untuk berkomitmen menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Bakal calon bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, saat menandatangani Pakta Integritas. Foto Wim/TN.

Pakta Integritas yang ditandatangani oleh Bapaslon Abdul Faris Umlati dan Orideko Iriano Burdam sifatnya bukan untuk siap kalah atau menang, melainkan patuh kepada semua ketentuan peraturan Pilkada dan patuh terhadap protokol Covid-19.

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, melalui sambungan video confrece pada pembukaan rapat kordinasi penandatanganan Pakta Integritas, dan sosialisasi penyelenggaraan Pilkada di tengah pandemi Covid-19 minta penyelenggara Pilkada dalam hal ini KPU maupun Bawaslu untuk memperhatikan protokol kesehatan melalui tahapan Pilkada yang sedang berlangsung.

Bakal calon wakil bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, saat menandatangani Pakta Integritas. Foto Wim/TN.

Gubernur juga minta, para pasangan calon kepala daerah di setiap daerah peserta Pilkada serentak tahun 2020 di Papua Barat bersama keluarga masing-masing, agar menjaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Mandacan berharap, semua komponen masyarakat yang memiliki otoritas di setiap daerah, supaya bekerja sama dan bersinergi dengan pihak penyelenggara Pilkada termasuk TNI-Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama proses tahapan Pilkada berjalan.

“Semua stackholder, KPUD, Bawaslu disetiap daerah, TNI dan Polri, maupun Polri, agar menyosialisasikan kepada para kontestan dan pengurus parpol di daerah mengenai aturan-aturan yang berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan,” tegas Dominggus Mandacan.

Bapaslon bupati dan Wabup Raja Ampat, Faris dan Oridek, usai melakukan penandatanganan Pakta Integritas yang bertempat di aula Polres Sorong di Aimas, berkomitmen akan memperhatikan protokol kesehatan selama menjalankan proses tahapan Pilkada di kabupaten Raja Ampat.

Berita lain untuk anda