Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Edwin Adrian Huwae. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Komisi IV DPRD Provinsi Maluku menemukan, jika realisasi anggaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Maluku untuk tahun 2019. Padahal, Pagu anggaran cukup tinggi.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Edwin Adrian Huwae mengaku, pagu anggaran Dinkes Maluku sesuai dengan laporan sekitar Rp 30 miliar, sementara yang baru direalisasikan hanya Rp 23 miliar.

“Komisi berharap sebenarnya kalau dalam realisasi program dan kegiatan itu, anggarannya diperbanyak saja. Kenapa anggaran realisasinya turun seperti itu,” kata Huwae kepada wartawan, di Ambon, Minggu (30/8).

Menurut dia, setelah ditelusuri, ternyata ada beberapa kegiatan yang pelaksanaannya hampir di akhir tahun anggaran.

Hal ini kemudian yang menyebabkan Dinkes Maluku lebih berhati-hati, jangan sampai program yang dilaksanakan tidak bisa terpenuhi, dan menjadi temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku.

“Memang Dinkes mengaku sangat berhati-hati. Karena mereka takut, program yang akan dilaksanakan tidak bisa terpenuhi, dan berujung pada temuan dari pihak BPK,” tandas Huwae.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda