Danrem 174/ATW Merauke, Brigjen TNI Bangun Nawoko. Foto-Getty/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Netralitas bagi TNI adalah harga mati. Demikian ini disampaikan Danrem 174/ATW Merauke, Brigjen TNI Bangun Nawoko kepada wartawan di Makorem Merauke, Rabu (5/8).

Ia menegaskan, dalam menghadapi pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) serentak Bupati dan Wakil Bupati 2020 ini, segenap anggota TNI wajib bersikap netral kepada seluruh calon yang akan maju.

“Tidak ada gunanya bagi kami (TNI) mendukung salah satu calon, tetapi justru kami akan mendukung semua calon. Bagaimana cara mendukungnya, yaitu dengan memberikan rasa aman, meyakinkan bahwa proses demokrasi itu akan berjalan dengan lancar, aman dan demokratis,” tegas Darem.

Lanjut dikatakan, tidak ada istilah bagi anggota TNI untuk tidak bisa berlaku netral. Sebab, sanksinya sudah sangat jelas yaitu dikenakan sanksi disiplin.

Pihak TNI, lanjut Danrem, sudah sangat siap membackup Polri untuk mengamankan jalannya Pemilu kepala daerah (Pilkada) yang saat ini tengah dipersipkan baik penyelenggara maupun para bakal calon atau balon yang akan bertarung nanti.

“Kita sudah mulai persiapan pelatihan posko I Korem 174/ATW. Tujuannya untuk menangani maslah ketika terjadi konflik sosial,” tutur Brigjen TNI Bangun Nawoko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda