KKP bersama Komisi IV DPR RI, Senin (27/7), melaksanakan kegiatan Safari Gemarikan di Kabupaten Merauke. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Ikan merupakan salah satu asupan gizi yang kaya protein dan omega 3 yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat guna mencegah penularan COVID-19.

Periode Juni-Oktober 2020, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerjasama dengan mitra kerja Komisi IV DPR RI melakukan kegiatan perluasan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) berupa bantuan ikan/olahan ikan di 110 lokasi yang tersebar 21 provinsi di Indonesia.

KKP bersama Komisi IV DPR RI, Senin (27/7), melaksanakan kegiatan Safari Gemarikan di Kabupaten Merauke yang dihadiri oleh Anggota Komisi IV DPR H. Sulaeman L. Hamzah, Pj. Sekda Kabupaten Merauke, Ruslan Ramli, Direktur Pemasaran KKP, Machmud, Anggota DPRD Provinsi Papua dan Kabupaten Merauke, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Merauke, Kepala Distrik Merauke serta perwakilan penerima paket Gemarikan.

“Tujuan kegiatan dalam rangka penanganan stunting, penyerapan produk UKM/pembudidaya/nelayan dan penanggulangan Covid-19,” ujar Direktur Pemasaran KKP, Machmud di Kantor Distrik Merauke, Kelapa Lima, Kabupaten Merauke, Papua.

Direktur Pemasaran sekaligus melaporkan kegiatan perluasan Gemarikan, untuk wilayah Kabupaten Merauke dialokasikan sebanyak 500 paket Gemarikan, berupa ikan layang beku sebanyak 1 ton dan 2 jenis olahan ikan yaitu bakso ikan dan nugget ikan, dengan total volume bantuan 1,5 ton senilai Rp. 130 juta.

Paket Gemarikan ini diserahkan secara simbolis kepada 6 orang wakil penerima untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak COVID-19 di Kabupaten Merauke. Bantuan ikan/olahan ikan tersebut diperoleh dari UKM/pembudidaya/nelayan setempat dengan harapan dapat membantu penyerapan produksi dan menjaga keberlangsungan usaha mereka pada situasi pandemi ini.

Acara Dilakukan Secara Singkat, Mengacu Pada Protokol Kesehatan

Pj. Sekda Kabupaten Merauke, Ruslan Ramli berharap kepada KKP melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, serta Komisi IV DPR RI berkenan memperjuangkan penambahan cold storage dan mendorong pembangunan industri pengolahan perikanan di Merauke.

“Merauke dengan luas wilayah perairan 5.089,71 km2 memiliki potensi yang dapat ditingkatkan nilai tambah agar dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujar Ruslan Ramli.

H. Sulaeman Hamzah menyampaikan bahwa suasana kekeluargaan adalah landasan yang kuat untuk menghadirkan keseimbangan kehidupan masyarakat kota dan masyarakat desa/kampung. Untuk mengantisipasi situasi kehidupan new normal dengan melihat keadaan di kampung khususnya nelayan dan petani lokal. Beliau menyampaikan aspirasi, yakni perlu bantuan alat tangkap ketinting agar dapat membantu para nelayan lokal.

“Paket bantuan Gemarikan tidak hanya untuk masyarakat Kabupaten Merauke tapi juga paket dikirimkan kepada masyarakat Kab. Boven Digoel”, ujar Sulaeman L. Hamzah, Anggota Komisi IV DPR RI.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Pemasaran KKP, Machmud menyampaikan siap mendukung pengembangan pengolahan dan pemasaran produk perikanan di Kabupaten Merauke.

“KKP siap mendukung usaha pengolahan ikan di Kabupaten Merauke dengan memberikan bantuan sarana pengolahan dan pelatihan pengolahan ikan agar konsumsi ikan di Kabupaten Merauke meningkat,” imbuh Machmud.

Sebagaimana diketahui berdasarkan data Susenas (2018) AKI Kabupaten Merauke sebesar 46,55 kg/kapita diatas capaian AKI Provinsi Papua sebesar 35,64 kg/kapita, namun masih di bawah capaian AKI Nasional sebesar 50,69 kg/kapita. Dengan adanya kegiatan Safari Gemarikan sebagai upaya peningkatan angka konsumsi ikan diharapkan penyerapan ikan di Kabupaten Merauke dapat meningkat dan pada akhirnya berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Pada saat yang sama, secara serentak juga dilakukan kegiatan Safari Gemarikan di Kabupaten Boven Digoel yang dihadiri oleh Dinas Perikanan Kabupaten Boven Digoel mewakili KKP dan Rumah Aspirasi H. Sulaeman L. Hamzah. Untuk kegiatan perluasan Gemarikan di wilayah Kabupaten Boven Digoel juga dialokasikan sebanyak 500 paket Gemarikan berupa ikan layang beku sebanyak 1 ton dan 3 jenis olahan ikan yaitu kerupuk ikan, pilus ikan dan amplang ikan, dengan total volume bantuan 1,1 ton senilai Rp130 juta.

Sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo bahwa di situasi pandemi COVID-19 ini, makan ikan sangat penting karena merupakan salah satu cara untuk meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh dalam menangkis COVID-19. Selain itu ikan sebagai bahan pangan yang mengandung protein dan Omega-3 sangat relevan untuk mendukung program prioritas penanganan stunting khususnya berkaitan dengan kecerdasan.

Ikan memiliki kandungan gizi yang lengkap, dan memiliki peran penting bagi ibu hamil, 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK), perkembangan otak anak-anak dibawah usia dua tahun (Baduta), usia remaja serta lanjut usia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda