Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlatu, SE (kiri) dan ketua DPRD Raja Ampat, Abdul Wahab Warwey (kanan). Foto Humas R4/TN.

TEROPONGNEWS.COM, WAISAI-
Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan (BPK) Papua Barat menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) melalui kepala Perwakilan BPK Papua Barat, Arjuna Sakir, kepada bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE, dan ketua DPRD Raja Ampat, Abdul Wahab Warwey disaksikan kepala BPKAD dan kepala Inspektorat (Inspektur) kabupaten Raja Ampat.

Kepala BPK perwakilan Papua Barat, Arjuna Sakir melalui vicon tersebut, menyatakan BPK telah melaksanakan pemeriksaan atas laporan keuangan Pemda Raja Ampat tahun anggaran 2019.

Penandatanganan berita acara penyerahannopini WTP oleh bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE, dan ketua DPRD Raja Ampat, Abdul Wahab Warwey. Foto Humas R4/TN.

Pemeriksaan tersebut, bertujuan memberikan opini atau pendapat yang memadai apakah laporan keuangan telah disajikan secara wajar dengan didasarkan pada kesesuaian dan standar akuntansi pemerintah, kecukupan pengungkapan efektivitas pengendalian dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK, BPK perwakilan provinsi Papua Barat memberikan opini Wajar Tanpa Pengcualian atau WTP kepada Pemda Raja Ampat. WTP ini merupakan yang keenam kalinya bagi pemda Raja Ampat,” kata Arjuna.

Menurutnya pencapaian opini tersebut menunjukkan adanya komitmen dari kepala daerah yang melakukan pengelolaan keuangan daerah secara akuntabel dan transparan.

Dokumen opini BPK WTP Pemkab Raja Ampat ditunjukan kepala BPK Perwakilan Papua Barat lewat video convrene. Foto Humas R4/TN.

BPK berkomitmen untuk terus mendampingi pemda Raja Ampat melalui rekomendasi untuk melakukan perbaikan tatakelola keuangan yang baik secara berkelanjutan, sistemik dan konsisten.

Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE menyampaikan rasa syukur atas penilaian atau opini WTP yang diterima Pemda Raja Ampat.

“Saya secara pribadi mewakili masarakat dan pemerintah, kami berikan apresiasi kepada BPK yang telah menilai tata kelola keuangan pemda tahun anggaran 2019 sehingga mendapat opini WTP keenam kalinya” kata bupati Abdul Faris Umlati.

Ia juga menyatakan tetap berkomitmen memperbaiki dan mengevaluasi hasil penilain BPK khususnya hal-hal yang menjadi catatan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Raja Ampat, Abdul Wahab Warwey, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, yang sukses meraih opini WTP dari BPK.

“Saya mengapresiasi sekali kepada Pak Bupati, Pemda Raja Ampat yang begitu luar biasa sekali dalam hal keuangan yang sudah sangat tertib , saya juga mengapresiasi kepada BPK yang membantu dan mengawal keuangan daerah, saya harap ini menjadi motivasi bagi pemda untuk tetap maju dan lebih tertib lagi dalam pengelolaan keuangan,” terang Warwey.

Ia juga mengingatkan Pemda untuk mengevaluasi dan memperbaiki catatan-catatan yang diberikan BPK agar pengelolaan keuangan lebih tertib.

Kesuksesan meraih opini WTP atas laporan keuangan Tahun Anggaran 2019 maka Raja Ampat telah mendapatkan WTP enam kali dari BPK Papua barat. (Humas R4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda