Morotai Regent, Benny Laos, together with the Regional Leadership Coordination Forum (Forkopimda), on Saturday (6/6) reviewed and inspected the damage caused by the earthquake. Photo-Ist / TN. (Bupati Morotai, Benny Laos bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sabtu (6/6) meninjau dan memeriksa kerusakan, akibat gempabumi. Foto-Ist/TN (upati Morotai, Benny Laos bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sabtu (6/6) meninjau dan memeriksa kerusakan, akibat gempabumi. Foto-Ist/TN)

Ternate, TN – Gempabumi berkekuatan 7,1 SR yang mengguncang Morotai pada Kamis (4/6) mengakibatkan kerusakan yang cukup parah. Sesuai catatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempabumi tersebut terjadi pada pukul 15.49 WIB berkekuatan Magnitudo 7.1 SR dan tidak berpotensi tsunami.

Kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa menyebar di 6 Kecamatan, di Kabupaten Morotai. Tim Tanggap Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morotai telah mendata warga terdampak.

Hasil tinjauan lokasi, tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Namun, sementara menurut data terbaru, terdapat total 347 unit bangunan mengalami kerusakan.

Bupati Morotai, Benny Laos bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sabtu (6/6), meninjau dan memeriksa kerusakan, akibat gempabumi di Desa Yao yang menjadi satu titik dengan kerusakan rumah terbanyak yaitu 37 unit dan 1 rumah ibadah.

Bupati juga menyambangi Desa Mira, Morotai Timur. Dalam kesempatan tersebut, Benny Laos berdiskusi dengan warga terdampak. Ia memberi opsi mekanisme rehabilitasi atau rekonstruksi apakah yang dilaksanakan oleh warga sendiri atau dikerjakan oleh instansi teknis terkait. Demikian rilis yang diterima Teropongnews.com, di Ternate, Minggu (7/6).

Selanjutnya dilakukan penetapan status yang kemudian menjadi rujukan instansi terkait, untuk proses penyaluran bantuan. Pemerintah akan membantu merehabilitasi dan rekonstruksi bangunan, dan bantuan sembako, serta kebutuhan warga terdampak.

Sebagaimana diketahui bahwa negeri ini juga sedang dilanda bencana non-alam, yaitu pandemi Covid-19. Sehingga, pemerintah juga mengharapkan dukungan moril maupun materil serta kerjasama dari setiap lapisan masyarakat, pandemi Covid-19 ini bisa segera dilewati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda