Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Papua Barat, dr Arnold Tiniap. (Foto : Abe/TN)

Manokwari,TN– Jelang penerapan masa “New Normal” bagi 4 Kabupaten di Papua Barat yang mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat, karena selama pandemi COVID-19 dianggap tidak ada temuan kasus positif meski pun ada sejumlah ada terdeteksi suspek.

Dari data yang dihimpun, 3 Kabupaten yang melaporkan terdeteksi suspek yaitu, Sorong Selatan, Tambrauw dan Pegunungan Arfak, sedangkan Maybrat sama sekali tidak ada suspek dan juga pasien positif terpapar virus corona.

Menindaklanjuti lampu hijau dari pemerintah pusat maka gugus tugas provinsi ini akan terlebih dahulu melakukan kajian-kajian terhadap kondisi dengan menggelar pertemuan secara virtual zoom metting dengan 4 daerah yaitu, Kabupaten Tambrauw, Maybrat, Sorong Selatan dan Pegunungan Arfak.

Juru bicara gugus tugas penanganan COVID-19 Provinsi Papua Barat, dr Arnold Tiniap kepada wartawan pertemuan secara virtual zoom metting akan dilaksanakan  pada Kamis (4/6) yang diawali dengan Kabupaten Tambrauw.

“Rencananya setelah Kabupaten Tambrauw, lanjut ke Maybrat, Pegunungan Arfak kemudian Sorong Selatan, jadi pertemuan ini tim survelens ingin memastikan perkembang dari upaya-upaya yang sudah dilakukan di tingkat 4 Kabupaten ini apa saja yang sudah tercapai” kata dr Arnold Tiniap.

Kemudian lanjut Tiniap menjelaskan bahwa untuk tingkat Provinsi  waktu kajian yang dilakukan berdasarkan sisi etimilogis minimal selama tiga minggu dinilai star awal, mulai dari epidemic kurva temuan kasus yang dilaporkan setiap hari.

“Kita bisa menilai bahwa apakah temuan kasus selama 3 minggu ini meningkat atau menurun, kalau mau dapat lampu hijau untuk penerapan New Normal apabila selama 3 minggu ada penurunan temuan kasus positif paling sedikit dibawah 50 persen secara terus menerus” ujar dr Arnold Tiniap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda