Ketua tim kerja PMK2 Jilid II, Leonardo Asmorom menyerahkan berkas paslon Piet – Matret kepada ketua Penjaringan DPC PDIP Kabupaten Teluk Bintuni, Fajar Kukuh di sekertariat penjaringan, Rabu (3/6). (Foto : Ist)

Bintuni, TN – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Teluk Bintuni periode 2020-2025, Ir Petrus Kasihiw,M.T – Matret Kokop,S.H (PMK2) jilid II resmi mendaftar di DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Teluk Bintuni, Rabu (3/6).

Pasangan petahana ini didaftarkan oleh tim kerja PMK2 dan diterima Sekertaris DPC PDIP Teluk Bintuni, Apolos Betay,  Ketua tim penjaringan, Fajar Kukuh S. Cahyono,S.Hut didampingi Sekertarisnya, Suardy, S.ST bersama anggotanya Sarah Bertha Mecibaru.

Ketua tim kerja PMK2 jilid II, Leonardo Asmorom saat menyerahkan berkas paslon Piet- Matret kepada tim penjaringan DPC PDIP dirinya optimis akan mengantongi rekomendasi dari partai wong cilik itu.

Pasalnya, komunikasi politik telah dibangun secara berjenjang dari daerah hingga ke pusat untuk meyakinkan partai besutan Megawati Soekarnoputri itu untuk memenangkan Petrus Kasihiw – Matret Kokop menuju periode kedua.

Sementara Ketua tim penjaringan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Teluk Bintuni, Fajar Kukuh S. Cahyono,S.Hut mengaku bahwa berkas paslon Petrus Kasihiw – Matret Kokop ternyata sudah terdaftar di Dewan Pimpinan Pusat.

Meski pun demikian, lanjut Fajar menjelaskan bahwa pihaknya akan melanjutkan secara berjenjang ke tingkat Provinsi Papua Barat dan DPP di Pusat untuk mendapat pertimbangan secara politik.

“Kami juga sudah dapat tembusan berkas pasangan PMK2 yang sudah mendaftar di DPP bersama dengan dua berkas pendukung yaitu hasil survey dari dua lembaga yang cukup kredibel,” kata Fajar Kukuh di kediamannya, Jalur 1 Kampung Argosigemarai (SP 5), Distrik Bintuni Timur.

Lebih lanjut Fajar menjelaskan bahwa, sesuai petunjuk teknis, ada tiga pintu pendaftaran bakal calon kepala daerah yaitu, DPC, DPD dan DPP sehingga memberikan kesempatan kepada anak bangsa yang mau mendaftar silahkan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Fajar menegaskan bahwa berkas pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang mendaftar akan dikawal dengan baik dari DPC hingga DPP, sehingga siapa pun yang akan diusung partai berlambang moncong putih ini akan menang.

“Jadi sebetulnya kalau penjaringan resmi di Kabupaten sesuai pentahapannya sudah berjalan dan kami sudah selesai melakukan proses penjaringan , sekarang kami sifatnya menunggu jika ada kandidat yang mau membangun komunikasi politik kami sifatnya terima dan tindaklanjuti secara berjenjang ke atas, keputusan akhir ada di DPP,” ujarnya,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda