Rapat pembahasan pelaksanaan Sholat Ied Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, di Merauke. Foto-Ist/TN

Merauke, TN – Dalam rapat pembahasan pelaksanaan ibadah Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah yang dilakukan forum komunikasi pimpinan daerah, Dinas Kesehatan, dan tokoh agama di Kabupaten Merauke, Kamis (21/5) menyepakati, jika pelaksanaan Sholat Ied Idul Fitri akan dilakukan di rumah masing-masing.

Keputusan ini dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, di masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Merauke yang sampai saat ini belum dicabut status Kejadian Luar Biasa (KLB) Virus Corona. Artinya, masih ada pasien positif Covid-19 yang sedang dirawat, dan ada kemungkinan masih ada warga yang sudah terinfeksi virus tersebut.

Rapat dipimpin lansung Bupati Merauke, Frederikus Gebze, diputuskan bahwa pelaksanaan Ibadah Idul Fitri 1441 Hijriah/2020 M akan di laksanakan di rumah masing-masing, sesuai pertimbangan dari Dinas Kesehatan, himbauan MUI Provinsi Papua, dan kesepakatan bersama dalam rapat tersebut.

“Kami akan keluarkan Surat Edaran Bupati Merauke tentang pelaksanaan Ibadah Idul Fitri 1441 H 2020 M. Saya minta Kemenag Merauke memberikan himbauan dan berkordinasi dengan MUI Merauke terkait putusan yang akan dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah karena dari MUI Merauke tidak dapat hadir dalam rapat ini,” tutur Bupati Merauke dalam arahannya di Ruang Winay Lantai 3, Kantor Bupati Merauke.

Umat muslim diajak, untuk mematuhi keputusan yang telah diputuskan bersama oleh para pihak di atas dengan melakukan Sholat Ied di rumah masing-masing. Tidak kumpul-kumpul atau sosial distancing dan physical distancing, sehingga penyebaran virus dapat ditekan, dan masalah Corona segera berakhir.

Dalam rapat itu dihadiri sekitar 25 orang yakni Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra, Kapolres Merauke AKBP Agustinus Ary Purwanto, S.IK, Ketua DPRD Ir. Drs. Benjamin Izaac R. Latumahina, Kadis Ops Lanud J.A Dimara, Letkol Sus Rahmat Tony Basuki (Kadis Ops Lanud J.A Dimara, Sekda Drs. Daniel Pauta, Plt. Kadinkes dr. Nevile Muskita, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Merauke Natalia Maharani, SH, M.Hum, Binda Wilayah Merauke Imam Santoso, Ketua FKUB Pastor Johanes Kandam, dan para tokoh agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda