Info grafis data pasien Covid-19 kota Sorong. Foto mega.

Sorong,TN – Satu pasien dalam pengawasan (PDP) Covid – 19 yang dirawat di RS Sele Be Solu, dinyatakan meninggal dunia, pada Senin malam (18/5). Dengan demikian, total yang meninggal dunia di Kota Sorong sebanyak 9 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Rudy Laku mengatakan, PDP yang meninggal dunia di RS Sele Be Solu berinisial N (61), jenis kelamin laki-laki, beralamat di Kelurahan Pal Putih, Distrik Rufei, Kota Sorong, Papua Barat.

“Tadi malam, satu PDP meninggal dunia dengan inisial N, usia 61 tahun dan jenis kelamin laki-laki. Yang bersangkutan sempat dirawat di rumah sakit sele be solu dari tanggal 15 Mei 2020. Yang bersangkutan diduga memiliki penyakit bawaan,” ungkapnya saat memberikan keterangan pers, di Posko gugus Covid-19 kota Sorong, Selasa (19/5).

Dikatakan Rudy, PDP tersebut belum sempat diambil sampel. Meskipun demikian, N tetap dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Khusus sesuai dengan protokol pemakaman COVID-19.

Sementara Update perkembangan Covid -19 di Kota Sorong pertanggal 19 Mei 2020, jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 52 orang. Kemudian orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 174 orang, yang telah selesai pemantauan sebanyak 140 orang dan masih proses pemantauan sebanyak 34 orang.

“Untuk jumlah PDP sebanyak 36 orang, selesai pengawasan 31 orang dan sementara proses pengawasan 5 orang. Untuk total yang meninggal dunia 9 orang, jumlah sampel negatif sebanyak 113 dan sampel positif Covid-19 sebanyak 30. Sedangkan untuk angka kesembuhan masih tetap 1 orang,” pungkasnya mengakhiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda