Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Lantamal XI membantu mengevakuasi korban meninggal dunia, akibat kapal tenggelam di wilayah perairan Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua. Foto-Ist/TN

Merauke, TN – Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Lantamal XI membantu mengevakuasi korban meninggal dunia, akibat kapal tenggelam di wilayah perairan Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua.

Diketauhui, Kapal KMN Naijah tenggelam di wilayah perairan Ilwayab, Senin (27/4). Saat itu, sekitar pukul 00.30 wit, kapal yang dinahkodai Iskandar M. Marpaung (korban meninggal dunia) bersama tujuh Anak Buah Kapal (ABK) sedang lego jangkar. Tiba-tiba arus kencang, lalu kapal sempat goyang dan terbalik.

“Seluruh ABK dapat menyelamatkan diri masing-masing, namun di pagi hari nahkodah kapal ditemukan meninggal dunia,” jelas Kadispen Lantamal XI, Mayor Laut (S) Sardjitodalam rilis, Selasa (28/4).

Dikatakan, setelah menerima laporan dari nelayan, petugas Pamrahwan Lantamal XI di Posal Wanam melalui Danposal berkoordinasi dengan personil Airud dan warga sekitar, selanjutnya pukul 11.40 Wit dengan menggunakan speedboat menjemput ABK KMN Naijah, dan jenasah nahkoda yang meninggal dunia.

Korban bernama lengkap, Iskandar Muda Marpaung, lahir di Medan 23 Oktober 1980. Evakuasi selesai dilakukan sekitar Pukul 16.20 wit. Atas ijin keluarga, korban lalu dimakamkan oleh warga di di pekuburan umum Kampung Mapuko Distrik Ilwayab.

Data ABK KMN Naijah yang selamat sebagai berikut, Riski Manik (26), Agus (25), Hendri (45), Beni (20), Viktor Sihombing (25), Agus Batak (37), dan Bastian (25). KMN Naijah GT 15, adalah milik Rohena Daeng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda