Juru Bicara (Jubir) Satgas penanggulangan Covid-19 kota Sorong, Rudy Laku. (Foto:Mega/TN)

Sorong,TN – Satu lagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di kota Sorong meninggal dunia pada Sabtu (23/4). Hal itu disampaikan Juru Bicara (Jubir) Satgas penanggulangan Covid-19 kota Sorong, Rudy R Laku.

“Hari ini tanggal 25 April 2020 antara pukul 15.00 WIT sampai pukul 16.00 WIT, tadi di Rumah Sakit Sele Be Solu satu Pasien Dalam Pengawasan telah meninggal dunia. Pasien ini berinisial S, jenis kelamin laki-laki, usia 80 tahun, alamat tempat tinggal di kelurahan Klasaman. Jadi total yang meninggal empat orang, satu positif dan tiga Negatif,” ujar Rudy Laku di Posko Covid-19 kota Sorong, Sabtu (25/4).

Dikatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari tim dokter Sele Be Solu pasien tersebut sudah dilakukan Rapid Tes dan hasilnya negatif. Kendati demikian, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium.

Rudy menambahkan, terkait update kasus Covid-19 di kota Sorong yakni Orang Tanpa Gejala (OTG) bertambah menjadi 48 orang dari sebelumnya 47 orang. Kemudian Orang Dalan Pemantauan 141 orang dan selesai pemantauan 89 orang sehingga yang masih dalam paemantauan 45 orang.

“Kemudian PDP dua puluh delapan orang, selesai pengawasan dua puluh orang sehingga sekarang yang masih dalam proses pengasan delapan orang. Sementara yang meninggal totalnya empat, terdiri dari tiga PDP dan yang satu positif Covid-19. Dari tiga puluh lima sampel yang keluar, tiga puluh itu negatif dan yang positif masih tetap lima,” tandas mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Sorong itu.

Selain itu, Tim Satgas kota Sorong juga telah melakukan karantina terhadap 7 orang warga kota Sorong di gedung Diklat Kampung Salak, Kelurahan Rufei, Distrik Sorong Barat.

” Dari 7 orang ini 1 pasien positif dan 6 orang lainnya masih dalam proses pemeriksaan laboratorium. Hari ini sudah dimasukkan ke gedung diklat, yang lainnya akan menyusul besok pagi,”tukas Rudy Laku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda