Pembagian paket sembako kepada warga yang tidak mampu.(Foto:Ist/TN)

Manokwari,TN Pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak sosial terhadap kehidupan warga masyarakat, khususnya warga kurang mampu. Hal ini terjadi di seluruh wilayah NKRI, tidak terkecuali di wilayah Papua Barat.

Kapendam XVIII/Kasuari, Kolonel Inf Andi Gus Wulandri, S.I.P., Jumat (24/4/2020) dalam siaran Persnya mengatakan, menyikapi kondisi kehidupan sosial masyarakat Papua Barat akibat Pandemi Covid-19, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau selaku pimpinan dan Panglima Kodam (Pangdam) XVIII/Kasuari yang membawahi wilayah Papua Barat, tidak tinggal diam.

“Melihat dampak sosial dari Covid-19 yang dirasakan masyarakat, khususnya yang ada di Kabupaten Manokwari, tempat dimana Markas Kodam XVIII/Kasuari berada, bapak Pangdam lalu memerintahkan Asisten Teritorial (Aster) Kasdam XVIII/Kasuari Kolonel Kav Susanto Dwi Asmara, S.H. agar menggerakkan Staf Teritorial Kodam yang bersinergi dengan berbagai pihak terkait untuk melakukan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) berupa pembagian Sembako kepada masyarakat yang kurang mampu,” kata Kapendam.

Diungkapkan Kolonel Susanto, bantuan Sembako yang dibagikan kepada masyarakat sebanyak 1200 bingkisan. Diharapkan, bantuan ini dapat meringankan beban warga masyarakat, khususnya mereka yang benar-benar kurang mampu perekonomiannya.

“Baksos berupa pembagian Sembako pada hari ini merupakan kolaborasi Kodam XVIII/Kasuari dengan Pemda Provinsi Papua Barat dan Pemda Kabupaten Manokwari, serta berbagai komponen masyarakat lainnya, seperti Kepolisian RI dan rekan-rekan pihak swasta. Sasaran sebelumnya sudah disurvei sehingga tepat sasaran, yaitu warga kurang mampu yang benar-benar membutuhkan bantuan akibat dampak wabah Covid-19,” ujar Kolonel Susanto.

Dengan demikian, ia berharap hal itu tidak membias sehingga Baksos yang digelar Kodam XVIII/Kasuari tersebut dapat benar-benar dirasakan langsung manfaatnya oleh warga masyarakat.

“Baksos ini adalah salah satu bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat Manokwari yang terkena dampak dari Covid-19.

“Kegiatan Baksos, khususnya pembagian Sembako ini mungkin hanya kegiatan yang cukup kecil. Namun kita berharap, hal ini dapat membawa manfaat yang cukup besar. Karena kita melihat di seluruh Indonesia khususnya penyebaran Covid-19 ini membawa dampak yang cukup signifikan dalam masyarakat,” ujar Kolonel Susanto.

Sementara itu, Dandim 1801/Manokwari Kolonel Inf Juniras Lumbantoruan, S.Sos., M.Si. di tempat yang sama mengatakan, kegiatan pembagian ribuan Sembako tersebut melibatkan personel Kodim 1801/Manokwari, Yonif 761/Kibibor Akinting, Polres Manokwari, Brimob Polda Papua, dan anggota Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Kabupaten Manokwari.

“Sembako dibagikan kepada warga masyarakat kurang mampu yang berdomisili di berbagai wilayah di Kabupaten Manokwari yang meliputi kompleks Fanindi Pantai, kompleks Biriosi, kompleks Merah Putih, kompleks Borobudur, dan kompleks Koramil kota,” kata Dandim Manokwari.

Nataniel Taraseng (56), salah satu penerima paket Sembako mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan Sembako dari Pangdam XVIII/Kasuari ini.

“Kami dan keluarga berdoa minta pertolongan kepada Tuhan atas musibah Corona ini. Akhirnya ada bantuan dari pihak pemerintah dan kami merasa berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Untuk itu kami mohon Tuhan yang akan membalasnya kepada para pimpinan dan semua stafnya. Akhir kata, Tuhan memberkati,” ujar Nataniel.

Baksos pemberian bantuan Sembako yang diprakarsai Kodam XVIII/Kasuari ini juga dihadiri Ketua FKPPI cabang Manokwari Hari Ramandey, Manager Dealer Toyota Philipus, dan Pemilik Toko Persada Jon Guntarto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda