Tim Gustu C-19 Kota Jayapura usai melakukan Rapid Test Terhadap 50 orang di kompleks TPI Hamadi. Selasa (21/4)

Jayapura, TN – Tim Gugus Tugas Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Kota Jayapura menjaring 83 Orang Tanpa Gejala (OTG) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Hamadi. Mereka diduga tertular dari salah satu pasien positif, yang tinggal di kompleks tersebut.

Menurut Ketua Gugus Tugas C-19 Kota Jayapura, Rustam Saru, 83 OTG ini duga berasal dari transimisi virus C-19 dari salah satu pasien positif. “ Jadi awalnya itu ada 1 orang yang positif, ini yang selajutnya di duga terdampak di keluarga serta orang-orang yang berada di sekitar kompleks tersebut,” kata Rustam Saru, malam ini (21/4).

Rustam Saru mengatakan, tahap awal setelah diketahui adanya pasien positif, tim gugus telah melakukan tes terhadap 33 orang, yang pernah melakukan kontak dengan pasien.

“Dari 33 orang ini saat kita lakukan Tes ada 8 yang positif,” katanya.

Dengan adanya hasil tes tersebut, Tim gugus lakukan jemput bola dengan melakukan Rapid Test terhadap 50 orang masyarakat di Kompleks TPI Hamadi, dimana terdapat 1 orang positif.

“Nah jadi untuk TPI Hamadi ini, totalnya ada 83 OTG, 4 dinyatakan positif, khususnya 1 orang terakhir masih menunggu hasil PCR nya,” kata Rustam Saru sekaligus membantah rumor adanya penjemputan pasien Covid di TPI Hamadi.

Dihari yang sama, Lanjut Rustam Saru, Tim Gugus C-19 juga melakukan pemeriksaan di salah satu keluarga pasien Positif di Tanah Hitam, dengan hasil satu orang positif.

“Di Tanah Hitam, kita juga lakukan tes terhadap keluarga salah satu pasien, ada satu orang yang positif tes Rapid,” katanya.

Ia menambahkan, jika dalam setiap pemeriksaan keluarga pasien positif, dimana terdapat hasil tes positif, maka tim gugus langsung melakukan tes PCR. Apabila hasil PCR negative, maka tetap diberlakukan isolasi mandiri dan akan dilakukan tes kembali dua pekan selanjutnya.

Demikian jika, hasil PCR menunjukkan posisi positif, maka orang yang dites dibawa ke RS untuk dilakukan perawatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda