Sosialisasi pencegahan dan penyebaran wabah virus corona oleh Kodim 1805 Raja Ampat sekaligus Jumpa Pers tim Satgas Covid-19 Raja Ampat. Foto adit/TtN.

Waisai, TN- Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan dan pencegahan Covid-19 kabupaten Raja Ampat, kini harus bekerja keras memantau akses masuk dari wilayah Sorong ke Waisai Raja Ampat.

Pasalnya saat ini jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang semula telah turun menjadi 6 orang, saat ini kembali meningkat menjadi 10 orang. Satu orang diantaranya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Info grafis tim Satgas Covid-19 Raja Ampat, per Senin 20 April 2020. Foto Humas R4.

“Ternyata satu pasien PDP yang kita pantau saat tiba di Waisai dari kota Sorong, ternyata memiliki riwayat kontak dengan salah satu pasien positif terbaru di Kota Sorong,” ujar Jubir Satgas Covid-19 Raja Ampat, dr Rosenda, di Waisai, Senin (20/4).

Dikatakan, satu orang PDP yang terdeteksi itu, saat ini menjadi pengawasan, dan bukan dari tiga orang ODP yang sebelumnya dirawat. Orang tersebut, ternyata sudah dipantau sebelumnya oleh tim Satgas.

Menurutnya, penanganan dan oencegahan wabah Covid-19 di kabupaten Raja Ampat, bukan merupakan tugas tim Satgas semata, melainkan tanggungjawab seluruh warga masyarakat.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap agar masyarakat Raja Ampat dapat meningkatkan pengawasan terhadap jalur-jalur masuk dengan longboat maupun perahu dari wilayah Sorong dan sekitarnya.

“Kami berharap masyarakat bisa membantu tim Satgas, jika ada yang melihat longboat atau speedboat yang berusaha masuk di wilayah Raja Ampat, supaya segera melapor kepada tim Satgas,” tandasnya dengan penuh harapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda