Penyampaian perkembangan jumlah pasien Covid-19 di Merauke. Foto-Ist/TN

Merauke, TN – Kabupaten Merauke saat ini sudah ada lima kasus positif coronavirus (Covid-19). Ini setelah ada penambahan dua kasus baru, yakni Pasien Dalam Pengawasan (PDP) nomor 24 perempuan umur 14 tahun dan PDP nomor 25, perempuan umur 35 tahun.

Keduanya, positif terpapar Covid-19, lantaran keduanya pernah melakukan kontak dengan pasangan suami istri yakni pasien 13 dan 14, lantaran tinggal serumah.

Sebelumnya, pasien 14 sudah dipulangkan, karena sembuh dan dinyatakan negatif corona. Disusul, pasien 13 (istri) setelah hasil konfirmasi negatif lalu dipulangkan.

“Kemarin pasien 13 setelah hasil konfirmasinya negatif, maka kita nyatakan sembuh, dan kita pulangkan,” jelas Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Merauke, dr. Nevile Muskita di Kantor Bupati Merauke, Kamis (16/4).

Selain itu, PDP nomor 20 anak umur lima tahun dan perempuan umur 20 tahun hasil spesimennya negatif juga telah dipulangkan.

Jumlah PDP yang sementara dirawat dua orang masing-masing bernomor 22 laki-laki umur 49 tahun, dan PDP nomor 23 perempuan umur 31 tahun. Keduanya merupakan rujukan dari Boven Digoel yang juga salah satu penumpang Manivest Lion Air tertanggal 24 Maret.

Jumlah Orang Dengan Pemantauan (ODP) per Kamis (16/4) sebanyak 176 yang terdata. Saat ini, yang masih dirawat adalah pasien 16, 17,18, 24 dan 25. Mereka ini yang positif dan sementara masih dirawat di RSUD Merauke.

“Dari seluruh penumpang Lion Air, sampai saat ini, sudah ada 90 orang penumpang yang sudah mendaftar untuk diperiksa, sedangkan 23 orang lainnya masih ditunggu kesadarannya,” tambah Nevile.

Dari 23 penumpang itu diharapkan tidak malu untuk melapor supaya segera diperiksa, karena akibatnya dapat menularkan ke banyak orang, dan kalau tidak segera ditangani dapat berakibat buruk bagi orang tersebut.

Bupati Merauke, Frederikus Gebze mengatakan, dengan bertambahnya pasien positif menjadi lima pasien, masyarakat diminta untuk tidak menganggap sepele situasi yang sedang terjadi.

“Ini sesuatu yang dianggap serius karena pasien kita bertambah, masyarakat agar tetap protokol Covid-19 ini dijalankan dengan baik. Tetap jalankan sosial distance, physical distance, menjaga kebersihan dengan selalu mencuci tangan, menggunakan hand zanitizer, jaga jarak dan memakai masker. Kalau kita ingin virus ini bisa putus mata rantai penularannya, maka kita harus ikuti anjuran. Jika menghadapi gejala demam, lemah, dan batuk, maka segera memeriksakan diri ke tenaga medis untuk segera diobati,” ajak Freddy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda