Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan menyerahkan secara simbolis sembako dan APD berupa masker kepada warga GPKAI Jemaat Kuriakon Wosi, Rabu (15/4)

Manokwari,TN– Menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tentang semua masyarakat tetap berada di rumah, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran corona virus disease (COVID-19),

Maka Pemerintah Provinsi Papua Barat membagi paket sembako kepada warga Kabupaten Manokwari yang terdampak corona virus disease (COVID-19) melalui lembaga keagamaan yakni masjid dan gereja.

Paket sembako yang diserahkan Gubernur Papua Barat yang juga ketua umum gugus tugas  penanggulangan virus COVID-19 daerah setempat, Drs Dominggus Mandacan sebanyak 2.756 paket.

Dalam penyerahan sembako yang diberikan kepada mereka yang berhak menerima di tujuh titik yaitu, Jemaat GPKAI Kuriakon Wosi, GKI Sion Sanggeng, GKI Otto Geisler Biriosi, GKI Bartolomeus Borasi, Mesjid Al Hijrah Borobudur, GKI Pniel Anggori dan kompleks Fanindi Raya Gubernur Papua Barat didampingi semua anggota gugus tugas COVID-19 Provinsi.

Dari data yang dihimpun media ini, 2.756 paket ini terdiri dari 6 titik yaitu GPKAI Kuriakon Wosi, GKI Sion Sanggeng, GKI Otto Geisler Biriosi, GKI Bartolomeus Borasi, Mesjid Al Hijrah Borobudur, GKI Pniel Anggori dibagikan 326 paket tiap titik.

Sedangkan 800 paket sembako diberikan kepada warga Manokwari yang terdampak COVID-19 berdomisili di Fanindi raya, selain itu Pemprov Papua Barat juga membagikan  13.780 buah masker bersamaan paket tersebut.

Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan kepada wartawan mengatakan, pembagian sembako melalui lembaga keagamaan lebih efektif dan tepat sasaran, Dia optimis masyarakat yang berhak bisa medapat.

“2.756 paket sembako yang pemprov papua barat salurkan itu untuk hari ini, nanti kedepan kita akan siapkan lagi, pertama kepada masyarakat yang berhak menerima tapi belum menerima maka diberikan kepada mereka” kata Gubernur Dominggus Mandacan kepada awak media di Manokwari, Rabu (15/4).

Lebih lanjut Mandacan menuturkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan partai politik atau organisasi yang punya kepedulian untuk berbagi dengan masyarakat sehingga bisa diberikan kepada mereka yang belum mendapatkan. “Artinya supaya jangan sampai tumpang tindih, terjadi pemerataan dan tepat sasaran kepada orang yang berhak menerimannya, pokoknya kita maksimalkan supaya ada keadilan” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda