Juru Bicara Satgas COVID-19 Papua Barat, dr Arnoldus Tiniap

Manokwari,TN– Gugus tugas penanggulangan COVID-19 Papua Barat merilis perkembangan  terbaru per Selasa 14 April 2020, orang dalam pemantauan (ODP) meningkat di Provinsi ini, tersebar pada empat daerah.

Juru bicara satgas COVID-19 Papua Barat, dr Arnoldus Tuniap kepada wartawan di sekertariat bersama gugus tugas C-19 menjelaskan bahwa ODP mengalami penambahan 15 orang jadi total menjadi 592 orang.

“Penambahan ODP 15 itu berada di Kabupaten Sorong Selatan 10 orang, Teluk Wondama 3 orang, Raja Ampat 1 orang dan Kota Sorong 1 orang.“ ungkap dr Arnoldus Tuniap dalam keterangan persnya, Selasa (14/4).

Sementara orang tanpa gejala (OTG) tidak ada penambahan sehingga masih tetap 90 orang masih dalam pemantauan 60 orang sedangkan 30 orang sudah selesai pemantauan. Pasien dalam pengawasan (PDP) tidak ada penambahan sehingga masih tetap 25 orang diantaranya 15 masih diawasi sementara 10 telah selesai dalam pengawasan.

Pasien positif masih 2 orang, kemudian meninggal dunia 3 orang diantaranya PDP 2 dan positif 1. Juru bicara Satgas COVID-19 mengatakan bahwa 1 pasien positif yang sedang menjalani isolasi di RSUD kondisinya semakin membaik.

“Dengan melihat data-data OTG yang masih dalam peamntauan 60 orang, ODP masih dalam pemantauan 245 orang, PDP yang masih dala m pengawasan 15 orang, maka masyarakat harus tetap waspada karena potensi sumber penularan ada disekitar kita” himbau Jubir, dr Arnorldus Tiniap. Tiniap juga menghimbau kepada masyarakat untuk biasakan menggunakan masker terutama saat keluar rumah dan berinteraksi dengan orang lain, mengikuti anjuran pemerintah yaitu budayakan hidup sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda