Merauke, TN – Dalam rangka mengisi kegiatan selama pemberlakuan social distancing di Indonesia, warga Lantamal XI yang berada di Komplek Rumdis TNI AL Polder Merauke melaksanakan kegiatan penanaman Toga (Tanaman obat keluarga) dan kebun rumah dengan tanaman pangan.

Kegiatan ini dengan tema Program Sehat, Hijau, Apik, Rapi dan Kompak (SHARK). Ini diterapkan Lantamal XI menindaklanjuti aturan pemerintah agar seluruh masyarakat mengisi kegiatan di rumah selama social distancing guna mencegah penularan virus corona atau COVID-19.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Kami mengisi waktu di rumah dengan kegiatan SHARK agar ada hal positif yang bisa kita hasilkan selama waktu kita dibatasi untuk tidak berinteraksi di keramaian,” jelas Ketua RT Komplek Rumdis TNI AL Polder Merauke, Lettu Laut (K) Denny Trisaktian Edyanto, A.md.Ak, Sabtu (21/3) dalam rilisnya.

Kegiatan social distance atau social distancing, kata Denny, dilakukan sebagai strategi kesehatan guna memutus rantai penyebaran virus COVID-19. Selain itu, social distance juga dilakukan dengan mengisolasi diri untuk mencegah supaya tidak terinfeksi atau dengan kata lain mengkarantina diri, sehingga orang dapat terpisah satu sama lain.

Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap hari antara pukul 09.00 Wit-11.00 Wit pagi, dengan tujuan agar personel Lantamal XI beserta keluarga termasuk penghuni mess dapat terkena sinar matahari langsung yang sangat efektif guna pencegahan virus COVID-19.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Program SHARK ini, tiap-tiap rumah warga atau mess diwajibkan menanam minimal lima jenis tanaman pangan, seperti cabe, tomat, kangkung dan bayam serta jahe merah, jahe putih, kunyit dan laos sebagai tanaman toga wajib,” tambah Denny.

Bibit yang telah ditanam akan dilakukan perawatan setiap pagi dan sore dan akan dilaksanakan pengecekan berkala untuk mengetahui perkembangan bibit tanaman tersebut.

Kegiatan tersebut akan dijadikan sebagai kegiatan rutin dengan harapan setiap keluarga dan penghuni mess dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya. Sehingga terwujud pula prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga dan pemenuhan kebutuhan pangan yang lebih sehat.

Denny mejelaskan, makna Program SHARK adalah :
a. Sehat, program social distancing tidak dimanfaatkan untuk bermalas-malas di rumah namun dengan beraktifitas di luar (sekitar rumah) khususnya di antara jam 9-11 pagi, sinar matahari/ultra violet sangat bermanfaat untuk pencegahan Corona.

b. Hijau, dengan kegiatan penanaman Toga dan kebun rumah diharapkan lingkungan semakin hijau.

c. Apik, penataan tanaman dengan memanfaatkan lahan rumah atau pot, bekas botol air mineral, polybag dll akan membuat lingkungan semakin apik.

d. Rapi, kepedulian seluruh penghuni komplek melalui program ini juga akan menciptakan lingkungan yang rapi.

e. Kompak, program ini akan meningkatkan kekompakan seluruh warga komplek dengan tetap menjaga jarak (tidak berkelompok), sehingga tujuan social distancing tetap tercapai.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like

Baru saja Ditangkap, Terduga Pelaku Pembunuhan Di Doom Meninggal Dunia, Diduga Dianiaya

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – GR (21) terduga pelaku pembunuhan seorang Ibu Rumah Tangga…

Warga Pulau Doom Geger, IRT Ditemukan Tewas Di Rumahnya

TEROPONGNEWS. COM, SORONG – Warga pulau Doom, Distrik Sorong Kepulauan, kota Sorong…

Waduh..! Balon Bupati Teluk Bintuni Dilaporkan Istri Pertamanya

TEROPONGNEWS.COM, TELUK BINTUNI – Salah satu bakal calon (balon) Bupati Kabupaten Teluk…